Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kisruh Pegawai Kemendikti, DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Menteri Satryo

sejumlah pegawai Kemendikti Saintek menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kemendikti Saintek, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025). 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Kisruh Pegawai Kemendikti, DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Menteri Satryo
Kolase Tribunnews
Neni Herlina, pegawai Kemendikti Saintek dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro. 

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi X DPR akan mengggelar rapat dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro pada hari ini.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengatakan rapat tersebut akan berlangsung secara tertutup.

"Tertutup," kata Lalu di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025). Rapat tersebut digelar sekitar pukul 14.00 WIB siang ini.

Menurutnya, salah satu materi rapat adalah membahas polemik antara Satryo dengan pegawai di Kemendikti Saintek.

"Masalah yang kemarin yang jadi hangat di Kemendikti Saintek itu kami akan tabayunkan di rapat nanti," ujar Lalu.

Rapat ini juga akan membahas program-program Kemendikti, termasuk sekolah unggulan Garuda yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami juga akan bahas hal-hal lain termasuk pembayaran tunjangan kinerja," ucap politikus PKB ini.

Sebelumnya, sejumlah pegawai Kemendikti Saintek menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kemendikti Saintek, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025). 

Mereka memprotes dugaan pemecatan sepihak yang dilakukan Satryo terhadap salah seorang pegawai bernama Neni Herlina, yang menjabat sebagai Pranata Humas Ahli Muda dan Penjabat Rumah Tangga.

Baca juga: Video Orang Dalam Ungkap Mayor Teddy Gerak Cepat Perintahkan Menteri Satryo Bertemu Neni Herlina


Dalam aksi itu, para pegawai mengenakan pakaian serba hitam dan membawa spanduk bertuliskan, "Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri."

Satryo dituding bersikap arogan dengan memberhentikan Neni secara mendadak.

Baca juga: Mendiktisaintek Satryo dan ASN Damai, Komisi X DPR: Kalau Terus-terusan Konflik, Kapan Kerjanya?

Namun, dalam keterangannya, Satryo membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada pemberhentian pegawai. Kasus tersebut pun sudah berakhir damai.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas