Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perguruan Tinggi Diusulkan Kelola Tambang, Cak Imin: Buka Peluang tapi Jangan Semuanya Ikut-ikutan

Cak Imin menilai kelayakan sebuah perguruan tinggi dalam mengelola tambang tidak bisa dipaksakan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perguruan Tinggi Diusulkan Kelola Tambang, Cak Imin: Buka Peluang tapi Jangan Semuanya Ikut-ikutan
Tribunnews.com/Fahdi
CAK IMIN - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (29/1/2025). Cak Imin menilai usulan agar perguruan tinggi diberikan wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) adalah untuk keterbukaan akses ekonomi.(Fahdi Fahlevi) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai usulan agar perguruan tinggi diberikan wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) adalah untuk keterbukaan akses ekonomi.

Usulan ini tercantum dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan, Mineral dan Batu Bara.

"Ya tentu keterbukaan melibatkan salah satu ekonomi yang cepat tumbuh itu kan pertambangan. Nah dengan membuka peluang semua bisa mengakses, maka bisa mendorong yang membutuhkan keterlibatan itu Pemerintah bisa menentukan," kata Cak Imin di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (29/1/2015).

"Undang-undang perubahan nanti Minerba itu membuka peluang semua terlibat, tidak hanya segelintir bisnis pelaku dari tambang," tambahnya.

Dirinya menyambut baik usulan perguruan tinggi mengelola tambang ini.

Meski begitu, Cak Imin menilai kelayakan sebuah perguruan tinggi dalam mengelola tambang tidak bisa dipaksakan.

"Ya kita sambut baik, kita dorong semua terlibat meskipun semua butuh kearifan. Layak apa tidak, memaksakan diri apa enggak, semua pasti ada kalkulasinya," kata Cak Imin.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapasitas perguruan tinggi dalam mengelola tambang, menurut Cak Imin, sebaiknya tidak hanya ikut-ikutan saja.

"Sangat tergantung apakah layak atau tidak. Karena jangan sampai menjadi semuanya ikut-ikutan saja," pungkasnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas