Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menteri Abdul Mu'ti Beri Kesempatan Input Ulang PPDS pada Sekolah yang Gagal Daftar SNBP

Sejumlah sekolah dilaporkan mengalami keterlambatan dalam pengisian PDSS yang menjadi syarat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNPB)

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dodi Esvandi
zoom-in Menteri Abdul Mu'ti Beri Kesempatan Input Ulang PPDS pada Sekolah yang Gagal Daftar SNBP
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
PPDS - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti usai Taklimat Media Kemendikdasmen di Kantor Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta, Selasa (31/12/2024). Abdul Mu'ti memberikan kesempatan kepada sekolah yang mengalami keterlambatan dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang menjadi syarat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNPB) untuk mengajukan pengisian ulang PDSS. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah sekolah dilaporkan mengalami keterlambatan dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang menjadi syarat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNPB).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengakui terdapat sejumlah sekolah yang gagal mengunggah data pada PDSS.

Ia mengungkapkan kegagalan pendaftaran tersebut terjadi akibat sejumlah faktor.

"Faktor-faktor yang berkaitan dengan sebagian karena alasan rusak karena cuaca, sebagian rusak karena bencana alam," ujar Abdul Mu'ti di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Kemendikdasmen, kata Abdul Mu'ti, memberikan kesempatan bagi sekolah tersebut untuk mengajukan pengisian ulang PDSS.

Abdul Mu'ti mengakui sejumlah permasalahan dalam pengisian PDSS tidak bisa dihindari.

"Kami sudah memberikan layanan kepada sekolah-sekolah yang belum bisa mengunggah itu untuk dapat mengunggah dan kami berikan kesempatan, tapi tentu saja kesempatan itu kami berikan untuk sekolah-sekolah yang mengajukan kepada kami. Karena memang unforced error itu tidak bisa dihindari dan kami tidak menutup mata terhadap realitas itu," kata Abdul Mu'ti.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski begitu, Abdul Mu'ti tidak merinci jumlah sekolah yang mengalami masalah dalam pengisian PDSS.

Baca juga: Aksi Demo Siswa di SMKN 2 Solo, Dipicu Sekolah Telat Finalisasi PPDS

"Jumlahnya kami tidak tahu persis karena yang mengatur ini adalah BKSAP. Tapi prinsipnya kami memberikan layanan," katanya.

Kemendikdasmen bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi untuk membicarakan kendala dalam pengisian PDSS ini.

Namun ia juga meminta sekolah untuk proaktif dalam melakukan pengisian PDSS.

"Ya saya kira nanti harus kita koordinasikan dengan pendidikan tinggi karena ini berkaitan dengan sistem penerimaan mahasiswa di pendidikan tinggi. Jadi kami akan usahakan untuk sepertinya ya seharusnya secepat mungkin," pungkasnya.

Sebelumnya ramai di media sosial (medsos) sejumlah siswa dan sekolah meminta perpanjangan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Beberapa siswa dan sekolah juga sempat mengisi chat live YouTube Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang berisi permintaan perpanjangan pengisian PDSS saat Sosialisasi Mekanisme Pendaftaran SNBP 2025 ditayangkan secara langsung pada Senin, (4/2/2025).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas