Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istana dan Gerindra Kompak Sebut Pernyataan Prabowo sebagai Peringatan, tapi Tak Tahu soal Reshuffle

Terkait pernyataan Prabowo, Istana dan Gerindra kompak menyebut sebagai peringatan, tapi sama-sama tak tahu soal reshuffle.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Istana dan Gerindra Kompak Sebut Pernyataan Prabowo sebagai Peringatan, tapi Tak Tahu soal Reshuffle
Tangkap layar YouTube Tribunnews.com
ISU RESHUFFLE KABINET - Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato sambutan dalam puncak perayaan HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024). Terkait pernyataan Prabowo, Istana dan Gerindra kompak menyebut sebagai peringatan, tapi sama-sama tak tahu soal reshuffle. 

"Yang paling tahu soal reshuffl itu hanya Pak Presiden. Jadi ini kan sepenuhnya kewenangan Pak Presiden."

"Jadi soal kapan waktunya (reshuffle), siapa orangnya, itu betul-betul hanya Presiden yang tahu," jelasnya.

"Yang di luar ini kan cuman menerka-nerka aja. Kita juga tidak punya informasi yang cukup mengenai kapan itu akan dilaksanakan dan siapa orangnya kita tidak punya informasi soal itu. Itu betul-betul kewenangannya Presiden," imbuh dia.

Sementara, Dasco menyebut apakah reshuffle akan dilakukan, hal itu menunggu keputusan Prabowo.

Meski demikian, ia mengatakan, semua menteri dan wakil menteri sebelum dilantik, telah menandatangani pakta integritas.

Baca juga: Antara Reshuffle Atau Teguran, Dasco Serahkan Semua Putusan ke Prabowo soal Menteri Tak Seirama

Di dalam pakta integritas itu, kata Dasco, memuat beberapa pasal yang menjadi bahan evaluasi terkait kinerja para menteri dan wakil  menteri.

"Apakah itu yang dimaksud (reshuffle), kita akan lihat seperti apa," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi begini, menteri atau wamen sebelum diangkat, itu membuat atau menandatangani pakta integritas."

"Di dalam pakta integritas itu tercantum beberapa pasal yang tentunya menjadi bahan evaluasi, apakah itu kemudian dipenuhi atau tidak," jelasnya.

Prabowo: Yang Tidak Mau Bekerja untuk Rakyat, Akan Saya Singkirkan

Sebelumnya, Prabowo Subianto memberikan peringatan kepada para menteri-menterinya di Kabinet Merah Putih.

Ia memastikan akan menyingkirkan menteri-menteri yang tidak benar-benar bekerja untuk rakyat.

"Yang tidak mau bekerja benar-benar untuk rakyat, ya saya akan singkirkan," ujar Prabowo saat ditemui di Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025) malam.

Ia lantas menegaskan, rakyat pada dasarnya menuntut pemerintahan yang bersih.

Prabowo menyatakan dirinya akan bekerja murni untuk kepentingan rakyat, bukan hal lain.

"Jadi begini, kita ingin rakyat menuntut pemerintah yang bersih dan benar, yang bekerja dengan benar."

"Jadi saya ingin tegakkan itu. Kepentingan hanya untuk bangsa dan rakyat, tidak ada kepentingan lain," tegas Prabowo.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Igman Ibrahim/Rizki Sandi Saputra, Kompas.com/Adhyasta Dirgantara)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas