Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

VIRAL Mobil Maung Garuda Isi Bensin di Shell, Ini Penjelasan Istana 

Viral di media sosial mobil MV3 Garuda Prabowo Subianto mengisi bensin di Shell, Istana buka suara beri penjelasan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in VIRAL Mobil Maung Garuda Isi Bensin di Shell, Ini Penjelasan Istana 
Tangkapan layar X
MOBIL PRESIDEN: Viral di medsos mobil maung Presiden RI Prabowo Subianto mengisi bahan bakar di Shell. Viral di media sosial mobil MV3 Garuda Prabowo Subianto mengisi bensin di Shell, Istana buka suara beri penjelasan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warganet ramai menyoroti viralnya mobil MV3 Garuda Prabowo Subianto mengisi bensin di Shell.

Dalam video tersebut, mobil berwarna putih itu tampak berada di Shell untuk mengisi bensin.

Di narasi yang beredar, publik mengaitkannya dengan korupsi di Pertamina, di mana bensin jenis Pertamax dioplos dari Pertalite.

Kasus ini tentu membuat masyarakat menjadi khawatir untuk mengisi bensin di Pertamina.

Setelah ramai jadi sorotan warganet terkait mobil Presiden RI 1 tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi angkat bicara.

Menurut Hasan, video itu sudah diambil sejak empat bulan yang lalu.

"Coba cek itu video berapa bulan yang lalu. Itu sekitar 4 bulan yang lalu," ujar Hasan saat dimintai konfirmasi Kompas.com, Jumat (28/2/2025) malam.

Rekomendasi Untuk Anda

Hasan menjelaskan, pengisian BBM bisa dilakukan di mana saja tanpa tendensi apa pun.

Baca juga: Manajemen Shell Buka-bukaan Soal Kabar Tutup Seluruh SPBU di Indonesia

Dia turut meluruskan bahwa mobil Maung Garuda itu diisi bensin di Shell sebelum Prabowo menjadi Presiden RI.

"Mengisi BBM bisa di mana saja tanpa tendensi apa pun," ucapnya.

"Itu sebelum jadi mobil Presiden. Belum ada pelat Indonesia 1 atau RI 1," imbuh Hasan.

 

DPR Tanggapi Lelucon Pertamax, Pertalite versi Tidak Antre

Anggota Komisi VI DPR RI Sadarestuwati menyebut, beredar lelucon di masyarakat bahwa bensin jenis Pertamax milik Pertamina sebenarnya adalah Pertalite versi tidak antre.

Terkait beredarnya lelucon tersebut, Sadarestuwati meminta agar Pertamina tidak menyalahkan rakyat atas ketidakpercayaan mereka terhadap Pertamina.

"Pertamina itu harus menghadirkan BBM yang murah dan berkualitas untuk kesejahteraan rakyat. Kasus ini justru memperlihatkan bahwa Pertamina hadir untuk penderitaan rakyat. Ini serba kacau dan berkebalikan. Sampai beredar luas itu lelucon Pertamax adalah Pertalite yang enggak antre. Jangan disalahkan rakyat merasa ada trust issue dan marah," ujar Sadarestuwati dalam keterangannya kepada Kompas.com, Jumat (28/2/2025).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas