Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jamiluddin Ritonga: Menteri Panggil Jokowi 'Bos' Layak Ditendang, Bak Duri Dalam Daging

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, mendesak menteri yang memanggil Bos Jokowi, ditendang dari Kabinet Prabowo

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jamiluddin Ritonga: Menteri Panggil Jokowi 'Bos' Layak Ditendang, Bak Duri Dalam Daging
Tribunnews.com/Jeprima
PRABOWO DAN JOKOWI - Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, berbincang di sela rapat pleno penetapan nomor urut Capres-Cawapres Pilpres 2019 di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (21/9/2018). Kini saat Prabowo menjabat sebagai Presiden RI, masih ada menterinya yang memanggil Jokowi dengan sebutan Bos. 

Menteri yang menemui Jokowi tersebut merupakan menteri yang pernah duduk di Kabinet era Jokowi.

Mereka yakni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga Ketua Umum Partai Golkar.

Mereka datang menemui Jokowi pada Selasa (8/4/2025).

Sehari setelahnya, Rabu siang, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) datang.

Dua hari kemudian, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menemui Jokowi, Jumat (11/4/2025) siang.

Kedua menteri tersebutlah yang memanggil Jokowi sebagai "bos". 

"Silaturahmi sama bekas bos saya. Sekarang masih bos saya,” ujar Trenggono berkelakar kepada awak media.

Rekomendasi Untuk Anda

Lalu gantian Budi yang bersilaturahmi dengan Jokowi dan memanggilnya sebagai bos. 

"Silaturahmi karena Pak Jokowi kan bosnya saya."

"Jadi, saya sama Ibu mau silaturahmi mohon maaf lahir dan batin, juga (minta) doain supaya Pak Presiden dan Ibu itu sehat, karena saya masih jadi Menteri Kesehatan kan," ujar Budi.

Puan Merespons

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP, Puan Maharani menanggapi ada menteri yang memanggil Jokowi sebagai bos.

Terkait hal itu, pihaknya memastikan bahwa presiden saat ini tidak lain adalah Prabowo Subianto.

Hal itu sekaligus menanggapi isu adanya matahari kembar antara Jokowi dan Prabowo Subianto dalam pemerintahan saat ini.

"Matahari kembar? Presiden saat ini, Presiden Prabowo Subianto," tegas Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/4/2025).

Di sisi lain, Puan sebenarnya tidak mempermasalahkan para menteri Kabinet Merah Putih menemui Jokowi.

Sebab, saat ini masih momentum lebaran.

"Silaturahmi di masa lebaran akan sangat baik," pungkas Puan.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Igman Ibrahim)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas