Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pendaftaran SMMPTN Wilayah Barat Dibuka 4 Mei, Ini Jadwal dan Ketentuannya

Informasi lengkap mengenai pendaftaran, syarat, kuota, serta program studi dapat diakses melalui website resmi SMMPTN Barat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Pendaftaran SMMPTN Wilayah Barat Dibuka 4 Mei, Ini Jadwal dan Ketentuannya
Banjarmasin Post/Rahmadhani
SELEKSI MASUK PTN - Foto ilustrasi Seleksi Masuk Mandiri Perguruan Tinggi Negeri  (SMMPTN). Rencananya untuk wilayah barat pendaftaran dibuka mulai 4 Mei hingga 12 Juni 2025. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Masuk Mandiri Perguruan Tinggi Negeri  (SMMPTN) Wilayah Barat bakal dibuka mulai 4 Mei hingga 12 Juni 2025.

Ketua SMMPTN wilayah Barat Ibrahim mengatakan jalur ini menjadi alternatif untuk para calon mahasiswa yang belum lolos jalur SNBP maupun jalur SNBT dalam SNPMB 2025.

"Ini bentuk akomodasi dari perguruan tinggi negeri bagi teman-teman yang belum diterima di SNBP dan SNBT," ujar Ibrahim saat sosialisasi program SMMPTN Barat 2025 pada Senin 21 April 2025.

Dirinya mengatakan peserta tidak perlu memiliki akun SNPMB untuk mengikuti SMMPTN Barat 2025.

Informasi lengkap mengenai pendaftaran, syarat, kuota, serta program studi dapat diakses melalui website resmi SMMPTN Barat.

Sebanyak 28 perguruan tinggi negeri yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat tergabung dalam konsorsium ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Total tersedia 993 program studi dengan kapasitas penerimaan sekitar 17.909 siswa.

Untuk wilayah Jawa Barat, kampus yang tergabung SMMPTN Barat adalah Universitas Siliwangi, Universitas Seni Budaya Indonesia, Universitas Singaperbangsa Karawang.

Peserta dapat memilih dua program studi, baik di kampus tempat tes maupun di kampus lain dalam konsorsium.

Jalur ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA Paket C yang belum diterima di SNBP dan SNBT, katanya.

Peserta lulusan tahun 2025 cukup melampirkan surat keterangan lulus.

Sementara lulusan tahun-tahun sebelumnya dapat mendaftar sesuai ketentuan masing-masing perguruan tinggi, dengan beberapa kampus bahkan menerima lulusan hingga 10 tahun terakhir.

Peserta tidak harus memiliki akun SNPMB karena sistem SMM berdiri sendiri.

"Selain itu, peserta bisa memilih lintas jurusan antara saintek dan soshum," kata Ibrahim.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas