Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3 Kasus Keracunan Diduga karena Program Makan Bergizi Gratis, Terbaru Terjadi di Cianjur

Berikut tiga kasus keracunan massal pada siswa sekolah yang diduga terjadi karena program Makan Bergizi Gratis (MBG), terbaru di Cianjur, Jawa Barat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 3 Kasus Keracunan Diduga karena Program Makan Bergizi Gratis, Terbaru Terjadi di Cianjur
Istimewa/TribunJabar
KERACUNAN - Salah satu siswi MAN 1 Cianjur menjalani perawatan setelah mengalami mengalami gejala mual dan muntah diduga setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (21/4/2025). Setidaknya terdapat tiga kasus keracunan yang diduga terjadi karena program MBG sepanjang 2025. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut tiga kasus keracunan massal pada siswa sekolah yang diduga terjadi karena program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Setidaknya ada tiga kasus keracunan massal yang diduga terjadi karena program Makan Bergizi Gratis sepanjang tahun 2025.

Terbaru, dugaan keracunan dari program Makan Bergizi Gratis terjadi di Cianjur, Jawa Barat.

Berikut rangkuman daftar kasus keracunan massal yang diduga terjadi karena program MBG.

1) Keracunan Siswa SD di Sukoharjo

Keracunan massal terjadi di SDN Dukuh 03, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 16 Januari 2025.

Puluhan siswa mengalami mual dan mutnah setelah menyantap menu MBG di sekolah.

Dikutip dari Tribun Solo, setidaknya 40 siswa SDN Dukuh 03, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo mengalami mual dan pusing setelah menyantap makanan dari program MBG pada Kamis, 16 Januari 2025. 

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu MBG dalam tahap uji coba. 

Para siswa mengeluhkan gejala seperti mual, pusing, dan muntah setelah menyantap makanan yang dibagikan di sekolah. 

Kepala Puskesmas Sukoharjo Kunari Mahanani mengatakan data yang ia terima ada kurang lebih 50 siswa yang mengalami keracunan.

Baca juga: 38 Siswa MAN 1 Cianjur Alami Gejala Keracunan, Produksi MBG Dihentikan Sementara

"Siswa yang mengalami mual, pusing dan muntah, sekitar 40 sampai 50 siswa-siswi," singkatnya.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut kemungkinan ada salah pengolahan menu terkait insiden keracunan massal itu.

Dia mengatakan setelah adanya insiden tersebut, pihak dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) langsung menarik menu ayam marinasi yang disajikan dengan telur.

"Teknis pengolahan. Tapi menu ayam krispi itu ditarik untuk yang lain dan diganti telur rebus. Dan yang lain tidak mengalami seperti 40 orang," ujar Dadan, 16 Januari 2025.

2) Keracunan Siswa SD di Takalar Sulsel

Pada 26 Februari 2025, sebanyak 12 murid dari 3 sekolah dasar di Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan sakit perut dan sakit kepala seusai menyantap makanan MBG.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas