Jokowi: Tidak Ada Matahari Kembar, Presiden Hanya Satu Prabowo Subianto
Dengan nada tegas, Jokowi memastikan bahwa dirinya tidak lagi memegang kendali pemerintahan dan sepenuhnya mendukung Presiden Prabowo Subianto
Penulis:
Igman Ibrahim
Editor:
Muhammad Zulfikar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), buka suara menanggapi isu politik soal keberadaan “matahari kembar” di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan nada tegas, Jokowi memastikan bahwa dirinya tidak lagi memegang kendali pemerintahan dan sepenuhnya mendukung Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin tunggal bangsa.
Baca juga: Demokrat Ungkap Pesan SBY saat Tanggapi Isu Matahari Kembar di Pemerintahan
“Kan sudah saya sampaikan bolak-balik, tidak ada matahari kembar. Matahari itu hanya satu, yaitu Presiden Prabowo Subianto,” ujar Jokowi di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2025) siang.
Hal tersebut sekaligus menampik tudingan dirinya masih mengambil pengaruh politiknya pasca lengser dari kursi Presiden.
Baca juga: Arahan Tegas SBY: Tidak Boleh Ada Matahari Kembar di Pemerintahan Prabowo
Sebelumnya Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, memberikan arahan kepada peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Polri.
Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman pribadinya di Sumber, Banjarsari, Solo, pada Kamis (17/4/2025).
Diketahui, akun instagram @Sespimmen65 sempat mengunggah video saat pihaknya bertemu dengan Jokowi di Solo. Namun, pada Sabtu (19/4/2025) sekira pukul 16.00 WIB, unggahan tersebut sudah tidak tersedia. Di sisi lain, pertemuan tersebut lantas menarik perhatian sejumlah pihak.
Pasalnya, saat ini Joko Widodo diketahui merupakan warga sipil dan bukan lagi seorang Presiden.
Tidak hanya peserta didik Sespimen Polri, sejumlah Menteri di Kabinet Merah Putih juga menemui Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Para menteri tersebut sebagian temui Jokowi disaat Presiden Prabowo tengah melakukan lawatan luar negeri.
Menteri yang menemui Jokowi tersebut merupakan Menteri yang pernah duduk di Kabinet pada era Jokowi.
Diantaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Ketua Umum Partai Golkar itu menemui Jokowi di Solo pada Selasa (8/4/2025).
Kemudian sehari setelahnya Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) juga melakukan hal yang sama. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menemui Jokowi pada Rabu (9/4/2025) siang.
Dua hari kemudian giliran Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin temui Jokowi. Mereka datang pada Jumat (11/4/2025) siang.
Baca juga: Istana Minta Kunjungan Pejabat ke Rumah Jokowi Tidak Disimpulkan Adanya Matahari Kembar
Menanggapi itu, Politikus PKS Mardani Ali Sera lantas mengingatkan fenomena 'matahari kembar'.
"Yang pertama tentu silaturahmi tetap baik, tapi yang kedua tidak boleh ada matahari kembar,” kata Mardani, Jumat (11/4/2025).
Baca tanpa iklan