Jadwal Galungan dan Kuningan 2025 di Bali, Pertama dan Kedua
Umat Hindu di Bali tengah menyambut dua perayaan suci besar, Galungan dan Kuningan, yang dirayakan setiap 210 hari sekali.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Pravitri Retno W
Pada hari ini, umat Hindu melakukan pembersihan lahir dan batin melalui mandi suci serta memohon Tirta Gocara kepada para sulinggih (pemuka agama) sebagai lambang penyucian jiwa.
Sugihan Bali dirayakan setiap Jumat Kliwon wuku Sungsang.
4. Hari Penyekeban
Hari Penyekeban dirayakan pada Minggu Pahing wuku Dungulan.
Kata "penyekeban" bermakna "menahan diri", yaitu mengekang hawa nafsu dan keinginan yang tidak sesuai dengan ajaran agama.
Ini merupakan persiapan batin sebelum menyambut Galungan.
5. Hari Penyajan
Hari Penyajan, yang jatuh pada Senin Pon wuku Dungulan, adalah hari memantapkan hati dan kesiapan rohani menjelang Galungan.
Pada hari ini, diyakini umat Hindu diuji oleh Bhuta Dungulan untuk melihat seberapa kuat pengendalian diri dalam mempertahankan Dharma.
6. Hari Penampahan
Sehari sebelum Galungan, yaitu Selasa Wage wuku Dungulan, umat Hindu merayakan Penampahan Galungan.
Kegiatan utamanya adalah menghias penjor—batang bambu melengkung yang dihias indah sebagai simbol rasa syukur.
Selain itu, umat juga menyembelih babi, yang dagingnya digunakan untuk upacara dan hidangan keluarga.
Penyembelihan ini melambangkan pengendalian terhadap sifat-sifat kebinatangan dalam diri manusia.
(Tribunnews.com/Widya)