Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Momen Hardiknas, Cucu Ki Hadjar Dewantara Ingatkan Urgensi Paradigma Pendidikan di Indonesia 

Pakar pendidikan yang juga cucu Ki Hadjar Dewantara, menekankan urgensi perubahan paradigma pendidikan di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Momen Hardiknas, Cucu Ki Hadjar Dewantara Ingatkan Urgensi Paradigma Pendidikan di Indonesia 
Dok Pribadi/HO
HARI PENDIDIKAN NASIONAL - Antarina SF Amir, pakar pendidikan yang juga cucu Ki Hadjar Dewantara. (HO/Antarina) 

Menurutnya, pendidikan karakter tak boleh terkotak-kotak dalam satu mata pelajaran, melainkan harus diintegrasikan dalam semua aspek pembelajaran, termasuk melalui kegiatan sehari-hari seperti makan bersama, diskusi kelompok, hingga proyek kolaboratif.

Dalam bukunya, Antarina menghidupkan kembali filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara: Niteni (mengamati), Nirokke (meniru), dan Nambahi (mengembangkan). Filosofi 3N ini, menurut Antarina, menggambarkan proses belajar yang dinamis—berawal dari pengamatan, dilanjutkan dengan meniru praktik baik, dan diakhiri dengan pengembangan ide secara kreatif dan inovatif.

“Ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi juga penciptaan pengetahuan baru,” jelasnya.

Di tengah tantangan dan perubahan zaman, semangat Ki Hadjar Dewantara terus hidup dalam pemikiran generasi penerusnya.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas