Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

2 Menteri Prabowo Disebut Genit Mau Jadi Cawapres, Silfester: Dari Partai Biru

Silfester Matutina menyebut ada dua menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan ingin menjadi calon wakil presiden (cawapres).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 2 Menteri Prabowo Disebut Genit Mau Jadi Cawapres, Silfester: Dari Partai Biru
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
MENTERI JADI CAWAPRES - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (2/12/2024). Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina menyebut ada dua menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan ingin menjadi calon wakil presiden (cawapres). 

Partai-partai biru itu antara lain Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gelora, serta Partai Prima.

Namun, jika mengacu pada pernyataan Silfester yang menyebut 'menteri', maka mengerucut kepada Demokrat dan PAN.

Sebab, Partai Gelora dan Partai Prima menyumbang kader mereka di pos wakil menteri.

Berikut daftar menteri dari Demokrat dan PAN.

Partai Demokrat

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat menyambangi kantor Kementerian Transmigrasi RI, di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2024). 
AHY - Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat menyambangi kantor Kementerian Transmigrasi RI, di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2024).  (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)
  1. Agus Harimurti Yudhoyono: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah.
  2. Sekretaris Jenderal Demokrat Teuku Riefky Harsya: Menteri Ekonomi Kreatif
  3. Iftitah Suryanegara: Menteri Transmigrasi.

Partai Amanat Nasional (PAN)

PEMILU 2029 - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) usai Halal Bihalal dan Pengumuman Kepengurusan DPP Partai Amanat Nasional di kantor DPP PAN Jakarta pada Minggu (20/4/2025). Zulhas meyakini PAN akan menembus empat besar partai politik nasional pada Pemilu 2029.
PEMILU 2029 - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) usai Halal Bihalal dan Pengumuman Kepengurusan DPP Partai Amanat Nasional di kantor DPP PAN Jakarta pada Minggu (20/4/2025). Zulhas meyakini PAN akan menembus empat besar partai politik nasional pada Pemilu 2029. (Tribunnews.com/Gita Irawan)
  1. Zulkifli Hasan: Menteri Koordinator Bidang Pangan
  2. Yandri Susanto: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal

Demokrat Sebut Dukung Prabowo di 2029

Sementara itu, Partai Demokrat belum mempertimbangkan untuk mencalonkan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan tidak ada pembicaraan apa pun di internal Demokrat terkait dengan kemungkinan tersebut.

“Belum dengar, baik dalam perbincangan informal maupun perbincangan formal dengan Mas AHY, maupun dengan jajaran pengurus di DPP maupun tokoh-tokoh senior kami,” ujar Herzaky di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Jumat (2/5/2025), dikutip dari Kompas

Herzaky menyebut saat ini Demokrat tidak punya nama lain untuk didukung sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2029, selain Presiden Prabowo Subianto

“Kalau ditanya, apakah ada opsi selain Pak Prabowo? Hari ini enggak. Kami hanya punya nama Pak Prabowo yang akan diusung kembali di 2029,” ujar dia.

PAN Bisa Usung Gibran atau Zulhas

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad Wibowo mengatakan, pihaknya mempertimbangkan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden atau cawapres di Pilpres 2029.

Dradjad menegaskan, untuk calon presiden atau capres, PAN sudah memutuskan untuk mengusung Prabowo Subianto.

"Untuk capres, calonnya Pak Prabowo. Menjadi keempat kalinya nanti bagi PAN mengusung beliau," kata Dradjad saat dikonfirmasi, Senin (21/4/2025).

Menurutnya, wajar apabila setiap partai politik atau parpol berusaha untuk mengusung kadernya sendiri.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas