Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: 3 Sorotan Refly Harun dan Said Didu soal Status Presiden

Refly Harun dan Said Didu soroti ijazah Jokowi, singgung sikap negarawan, pembungkaman kritik, dan isu dinasti kekuasaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: 3 Sorotan Refly Harun dan Said Didu soal Status Presiden
KOLASE TRIBUNNEWS
JOKOWI DI TENGAH SOROTAN SAID DIDU DAN REFLY - Refly Harun menilai Presiden Jokowi gagal bersikap bijaksana soal polemik ijazah, Said Didu menuding upaya membangun dinasti politik demi kekuasaan tiga periode, sementara Jokowi menyebut dirinya dihina sehina-hinanya saat menanggapi tudingan ijazah palsu. 

“Mulai 2019, Pak Jokowi sudah menyiapkan 3 periode. Yang pertama muncul justru Luhut yang bawa isu megadata rakyat ingin Jokowi lanjut,” ungkap Said.

Menurut Said, kemunculan Gibran Rakabuming, anak Jokowi, sebagai calon wakil presiden juga bagian dari upaya tersebut.

Ia menambahkan bahwa publik Indonesia sudah terlalu sabar menghadapi kebohongan dan kelicikan yang terjadi selama dua periode kepemimpinan Jokowi.

Jokowi Menanggapi Tuduhan Ijazah Palsu: "Saya Dihina Sehina-hinanya"

Menanggapi berbagai tuduhan mengenai ijazah palsu, Presiden Jokowi akhirnya angkat bicara.

Dalam pernyataannya pada Senin (5/5/2025), Jokowi mengungkapkan bahwa tuduhan tersebut merendahkannya baik secara pribadi maupun profesional.

“Ini sudah menghina saya sehina-hinanya. Ini bukan objek penelitian,” ujar Jokowi.

Rekomendasi Untuk Anda

Jokowi menegaskan bahwa kasus ini akan diserahkan kepada jalur hukum dan ia percaya bahwa keaslian ijazahnya akan terbukti di pengadilan.

“Kita lihat proses di pengadilan seperti apa. Ini akan menjadi pembelajaran bagi kita semua,” tegasnya.

Isu dugaan ijazah palsu ini terus mencuat ke publik, menyita perhatian banyak pihak, termasuk pengamat politik dan ekonomi.

Dengan posisi Jokowi sebagai kepala negara, polemik ini menjadi semakin sensitif, menimbulkan berbagai spekulasi mengenai legitimasi dan arah kebijakan politik di masa mendatang.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas