Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

3 Tradisi Perayaan Waisak di Candi Mendut dan Borobudur

Tradisi perayaan Waisak di Candi Mendut dan Borobudur, dari kirab suci, tradisi pindapata, pelepasan lampion, hingga ritual air suci.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 3 Tradisi Perayaan Waisak di Candi Mendut dan Borobudur
THE JAKARTA POST/Tarko Sudiarno
PERAYAAN WAISAK - Ribuan lampion diterbangkan di Langit Candi Borobudur, Rabu malam (10/5/2017) dalam rangka peringatan Waisak. Tradisi perayaan Waisak di Candi Mendut dan Borobudur, dari kirab suci, tradisi pindapata, pelepasan lampion, hingga ritual air suci. 

Tradisi ini melambangkan pelepasan energi negatif dan menjadi wujud dari doa.

Serta harapan umat Buddha untuk masa depan yang damai dan bahagia.

3. Ritual Air Suci

Ritual air suci dalam perayaan Tri Suci Waisak melibatkan pengambilan air dari Umbul Jumprit dan disatukan dengan api dharma dari Candi Mendut.

Air suci ini, yang melambangkan kerendahan hati dan kesucian, dibawa ke altar utama Candi Mendut untuk disakralkan dan didoakan oleh para biksu.

Kemudian, air suci ini akan dibawa ke Candi Borobudur bersama api dharma untuk digunakan dalam perayaan Waisak.

(Tribunnews.com/M Alvian Fakka)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas