Karier Cemerlang 3 Teman Jokowi di UGM, Ada yang Jadi Komisaris hingga Eks Kadis Kehutanan NTB
Sebanyak 3 teman Jokowi di UGM memiliki karier yang cemerlang, mulai dari Komisaris Independen hingga Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) di NTB.
Penulis:
Rakli Almughni
Editor:
Sri Juliati
Di sana, ia mendapatkan gelar Magister Manajemen Pembangunan.
Tak hanya itu, Mustoha Iskandar juga sukses meraih gelar Doktor Manajemen Bisnis dari Universitas Padjadjaran (Unpad) pada tahun 2006.
Tak berhenti di situ, Mustoha juga sukses meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Krisnadwipayana Jakarta pada 2014.
Sebelum menjadi Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero), Mustoha sempat terlebih dahulu menjabat posisi serupa di PT Pusri Palembang pada 2016-2018.
Mustoha juga beberapa kali mengisi kuliah umum, di antaranya di Universitas Bengkulu pada Oktober 2017 dan di Universitas Kuningan pada September 2018.
Mustoha juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Perhutani selama tiga bulan, yakni Agustus-November 2016.
Ia juga sempat mengisi kursi jabatan sebagai Direktur Utama Perhutani periode 2014-2019.
2. Andi Pramaria
Andi Pramaria memiliki rekam jejak karier yang cemerlang di Dinas Kehutanan (Dishut).
Ia tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dikutip dari situs elhkpn.kpk.go.id, Andi Pramaria juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkup pemerintahan provinsi NTB.
Andi Pramaria tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian (Kadisperin) NTB.
Selain itu, Andi Pramaria juga sempat mengisi kursi jabatan sebagai Staf Ahli Bidang Sosial dan Kemasyarakat Pemerintah Provinsi NTB.
3. Frono Jiwo
Frono Jiwo diangkat menjadi Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara XIV sejak tahun 2020.
Pria kelahiran Jember, 8 Februari 1961, itu menyelesaikan studi sarjana Kehutanan di UGM pada tahun 1985 dan Magister Manajemen Universittas Padjadjaran pada tahun 1995.
Dikutip dari PTPN XIV, Frono Jiwo memulai kariernya di PT. Kertas Kraft Aceh (Persero) pada 1986 hingga 1992.
Baca tanpa iklan