Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kementerian HAM Dalami Dugaan Eksploitasi Dalam Pekerjaan Ojol

Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyatakan bakal mendalami dugaan eksploitasi dan keadilan dalam kemitraan ojol dengan aplikator.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kementerian HAM Dalami Dugaan Eksploitasi Dalam Pekerjaan Ojol
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
TERIMA PERWAKILAN OJOL - Kementerian HAM menerima perwakilan Koalisi pengemudi ojek online (ojol) di kantor Kemenham, Jakarta, Kamis (22/5/2025). Koalisi pengemudi ojol menyampaikan keluhan adanya dugaan eksploitasi dalam pekerjaan ojol. 

“Potongan hingga 20 persen, ditambah kami harus membayar untuk mengikuti layanan tertentu. Padahal, kami bekerja dengan menggunakan kendaraan dan handphone milik sendiri. Modal kami dari pribadi, tapi potongannya besar. Kami merasa dieksploitasi,” sebutnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat para pengemudi berada dalam dilema setiap harinya.

“Kami tidak bisa menolak layanan, tapi kami juga butuh pendapatan untuk makan anak istri kami. Kami seperti terzalimi,” kata Juwel.

Koalisi Ojol Nasional berharap pemerintah segera turun tangan agar nasib para pengemudi ojol bisa lebih diperhatikan dan mendapatkan perlindungan hukum yang layak.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas