Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perbedaan Rukun Haji dan Wajib Haji

Simak perbedaan antara rukun haji dan wajib haji dalam pelaksanaan ibadah haji di tanah suci Makkah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nurkhasanah
zoom-in Perbedaan Rukun Haji dan Wajib Haji
Tribunnews.com/Dewi Agustina
MASJIDIL HARAM PADAT - Suasana Masjidil Haram dipenuhi jemaah haji yang melaksanakan ibadah umrah, Senin (26/5/2025) siang hingga malam hari. Simak perbedaan antara rukun haji dan wajib haji dalam pelaksanaan ibadah haji di tanah suci Makkah. 

5. Tahalul (Mencukur Rambut)

Setelah selesai melakukan Sai, rukun haji selanjutnya adalah tahallul atau memotong rambut sebagai tanda selesainya rangkaian rukun haji

Sai lebih afdhal bagi laki-laki untuk mencukur rambut hingga gundul atau sekurang-kurangnya memotong sebelah kanan, tengah, dan kiri. 

Sementara bagi perempuan, lebih afdhal untuk sekurang-kurangnya memotong tiga helai rambut sepanjang jari. 

Perlu diketahui, tahallul haji terdiri dari tahallul awwal dan tahallul tsani.

6. Tertib

Rukun haji yang terakhir adalah tertib, di mana jemaah telah melaksanakan rukun haji secara berurutan, mulai dari ihram sampai tahallul. 

Rekomendasi Untuk Anda

Jemaah yang tidak melaksanakan rukun haji dengan tertib, dalam hal ini melalaikan salah satu di antaranya ataupun tidak menjalankan rangkaiannya secara berurutan, maka ibadah hajinya dianggap tidak sah.

5 Wajib Haji

Adapun berikut ini rangkaian ibadah yang termasuk dalam wajib haji:

1. Niat Ihram dari Miqat

Niat ihram dari miqat dimulai dari batas yang telah ditentukan sesuai dengan daerah asal jamaah.

2. Bermalam di Muzdalifah 

Bermalam di Muzdalifah dilakukan setelah wukuf di Arafah.

3. Bermalam di Mina

Bermalam di Mina dilakukan selama hari-hari Tasyriq.

4. Tawaf Wada

Tawaf wada merupakan tawaf perpisahan yang dilakukan sebelum meninggalkan Makkah.

5. Melempar Jumrah 

Calon jemaah haji wajib melempar batu di tiga lokasi jumrah selama hari-hari Tasyriq.

Dalam ibadah haji, ada tiga jumrah yang harus dilontarkan oleh jemaah yaitu jumrah ula, wusta, dan aqabah.

Masing-masing jumrah memiliki makna dan simbolismenya sendiri.

(Tribunnews.com)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas