Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juni 2025, Ada Puasa Tarwiyah dan Arafah 

Berikut jadwal puasa Sunnah bulan Juni 2025, ada puasa Tarwiyah, Arafah, puasa Senin-Kamis, dan puasa Ayyamul Bidh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juni 2025, Ada Puasa Tarwiyah dan Arafah 
Freepik
ILUSTRASI PUASA - Ilustrasi ini diambil dari Freepik pada Jumat (31/1/2025). Ini menunjukkan foto ilustrasi puasa sunnah. Berikut jadwal puasa Sunnah bulan Juni 2025, ada puasa Tarwiyah, Arafah, puasa Senin-Kamis, dan puasa Ayyamul Bidh. 

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Juni 2025 bertepatan dengan bulan Zulhijjah 1446 H.

Bulan Zulhijjah merupakan salah satu dari empat bulan haram dalam kalender Islam yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Dalam periode ini, terdapat sejumlah kesempatan emas untuk menunaikan puasa sunnah.

Termasuk puasa Tarwiyah, Arafah, puasa Senin-Kamis, dan puasa Ayyamul Bidh.

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juni 2025

  • Rabu, 28 Mei - Selasa, 3 Juni 2025: Puasa sunnah Dzulhijjah (1-7 Dzulhijjah)
  • Rabu, 4 Juni 2025: Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
  • Kamis, 5 Juni 2025: Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
  • Selasa, 10 Juni 2025: Puasa Ayyamul Bidh (14 Zulhijah 1446 H)
  • Rabu, 11 Juni 2025: Puasa Ayyamul Bidh (15 Zulhijah 1446 H)
  • Kamis, 12 Juni 2025: Puasa Ayyamul Bidh (16 Zulhijah 1446 H)
  • Senin, 16 Juni 2025: Puasa Senin (20 Zulhijah 1446 H)
  • Kamis, 19 Juni 2025: Puasa Kamis (23 Zulhijah 1446 H)
  • Senin, 23 Juni 2025: Puasa Senin (27 Zulhijah 1446 H)
  • Kamis, 26 Juni 2025: Puasa Kamis (1 Muharam 1447 H)
  • Senin, 30 Juni 2025: Puasa Senin (5 Muharam 1447 H)

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah yang Mulai Dilaksanakan Besok, Lengkap dengan Keutamaannya

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu sawma tarwiyyata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

"Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Taala".

Niat Puasa Arafah 

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Rekomendasi Untuk Anda

Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Ayyamul Bidh 

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ayyaamal bidh sunnatan lillaahi ta'ala

Artinya:

"Saya berniat melakukan puasa pada hari-hari putih, sunah karena Allah ta'ala."

Niat Puasa Senin

Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta‘ala.

Artinya:

"Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta’ala."

Niat Puasa Kamis

Nawaitu shauma yaumal khamisi sunnatan lillahi ta‘ala.

Artinya:

"Aku berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta’ala."

Keutamaan Menjalankan Puasa Sunnah

1. Mendapatkan Pahala yang Besar

Puasa sunnah adalah ibadah yang sangat dicintai Allah. Meski tidak wajib, Allah memberikan pahala yang besar bagi orang yang melakukannya dengan ikhlas.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 musim." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Mendekatkan Diri kepada Allah

Dengan puasa sunnah, seseorang menunjukkan cinta dan kesungguhannya dalam beribadah, sehingga semakin dekat dengan Allah.

3. Menghapus Dosa dan Kesalahan

Puasa dapat menjadi sebab pengampunan dosa-dosa kecil.

Rasulullah SAW bersabda:

“Salat lima waktu, Jumat ke Jumat, dan Ramadan ke Ramadan menjadi penghapus dosa antara keduanya selama dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim)

Meskipun hadits ini untuk ibadah wajib, ulama menyebut bahwa ibadah sunnah juga bisa menjadi sebab penghapus dosa kecil.

4. Menjadi Pelengkap Kekurangan Ibadah Wajib

Amal sunnah, termasuk puasa, berfungsi untuk menutupi kekurangan dalam ibadah wajib yang kita lakukan.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah salat. Jika salatnya baik maka dia telah beruntung. Jika salatnya kurang, Allah berfirman: 'Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki amalan sunnah.'” (HR. Abu Dawud)

5. Meneladani Sunnah Nabi Muhammad SAW

Puasa sunnah merupakan bagian dari kebiasaan Nabi. 

Nabi Muhammad SAW sering melaksanakan puasa pada hari Senin dan Kamis, serta puasa Ayyamul Bidh, puasa Arafah, dan puasa Asyura.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Puasa Tarwiyah 2025 dan Puasa Arafah 2025

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas