Usai Polemik Pulau, Kini Aceh Hadapi Sengketa Tanah Masjid Raya Baiturrahman dengan TNI
Aceh kini menghadapi sengketa baru yaitu terkait kepemilikan tanah Blang Padang di kawasan Masjid Baitturahman. Padahal, tanah itu adalah wakaf.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Whiesa Daniswara
“Besar harapan kami Bapak Presiden mengabulkan permohonan ini demi keadilan dan ketenteraman di Serambi Mekkah. Atas kebijaksanaan dan bantuan Bapak Presiden, kami sampaikan terima kasih,” bunyi sebagian poin terakhir surat tersebut.
Ragam Dukungan ke Pemerintah Aceh
Langkah yang diambil oleh Pemerintah Aceh itu pun didukung oleh berbagai pihak.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab mengatakan langkah Mualem menyurati Prabowo adalah tepat.
Pasalnya, sengketa tanah Blang Padang dinilai lebih efektif jika diselesaikan di level pusat agar tidak menimbulkan kisruh di daerah.
“Tanah Lapangan Blang Padang itu selama ini terus menjadi polemik, yang menguras perasaan dan emosi masyarakat Aceh, jangan sampai kita yang sekarang sudah hidup damai dan nyaman, kembali terpancing dengan polemik-polemik ini,” ujarnya pada Jumat (27/6/2025).
Menurutnya, polemik tanah wakaf Blang Padang harus segera diselesaikan, agar ke depannya masalah ini tidak diwariskan kepada anak cucu-cucu.
“Kita yakin Presiden Prabowo akan memberikan yang terbaik dan meninggalkan legacy (warisan) catatan baik untuk Aceh, bahwa ia presiden yang terbaik yang menyelesaikan Aceh dengan hati," tuturnya.
Dukungan serupa juga dilakukan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Aceh.
Ketua ICMI Aceh, Taqwaddin, mengungkapkan surat yang dilayangkan Mualem ke Prabowo adalah langkah tempat.
Tak cuma dukungan moril, Taqwaddin juga bakal membuat kajian dan analisis jika dibutuhkan oleh Pemerintah Aceh.
"Kami mendukung surat Mualem tersebut. Bahkan jika diperlukan, kami siap membantu kajian dan analisis dari berbagai bidang karena dalam Organisasi ICMI Aceh memiliki banyak para ahli yang Doktor maupun Profesor," ujarnya pada Sabtu (28/6/2025).
Taqwaddin pun berharap setelah adanya surat dari Mualem tersebut, maka Prabowo dapat membatalkan status Lapangan Blang Padang itu dari sebagai aset negara agar dikembalikan ke pihak Masjid Baiturrahman.
"Kami yakin dengan kewibawaan Pak Prabowo Subianto yang secara batiniah memiliki hubungan khusus dengan Mualem agar menerbitkan kebijakan yang tepat untuk Aceh sebagaimana kebijakannya terkait empat pulau," pungkasnya.
Sebagian artikel telah tayang di Serambinews.com dengan judul "Polemik Lapangan Blang Padang, Pemerintah Aceh Bawa Bukti Wakaf Milik Masjid Raya ke Presiden"
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Serambinews.com/Rianza Alfandi/Muhammad Nasir/Nur Nihayati)
Baca tanpa iklan