Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Asyura 10 Muharram: Sejarah, Makna dan Amalan yang Dianjurkan

Hari Asyura jatuh setiap tanggal 10 Muharram. Berikut ini sejarah, makna dan amalan yang dianjurkan pada Hari Asyura.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lanny Latifah
zoom-in Hari Asyura 10 Muharram: Sejarah, Makna dan Amalan yang Dianjurkan
Canva/Tribunnews.com
DOA HARI ASYURA - Grafis dibuat dengan Canva, Jumat (4/7/2025). Hari Asyura jatuh setiap tanggal 10 Muharram. Berikut ini sejarah, makna dan amalan yang dianjurkan pada Hari Asyura. 

Puasa pada Hari Asyura adalah salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Menurut riwayat, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada Hari Asyura sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa, "Puasa pada Hari Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu."

Inilah yang menjadikan Hari Asyura begitu istimewa bagi umat Islam yang ingin memohon ampunan.

Selain puasa pada tanggal 10 Muharram, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Muharram (dikenal sebagai puasa Tasu’a) untuk membedakan tradisi umat Islam dengan umat Yahudi yang hanya berpuasa pada Hari Asyura.

Puasa pada Hari Asyura juga menjadi sarana untuk melatih kesabaran dan ketakwaan.

Dengan menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu, umat Islam belajar untuk mengendalikan diri dan lebih fokus pada ibadah. 

Baca juga: Keutamaan dan Hikmah Puasa Tasua dan Asyura Muharram 2025, Dilengkapi Bacaan Niatnya

Rekomendasi Untuk Anda

2. Membaca doa 

Selain puasa, terdapat amalan lain yang dianjurkan pada Hari Asyura untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang populer adalah membaca doa khusus, seperti “Hasbunallahu wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir”, yang mengandung makna tawakal dan memohon perlindungan.

Doa ini sering dibaca pada Hari Asyura untuk memohon ampunan dan keselamatan.

3. Perbanyak sedekah

Hari Asyura juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak sedekah.

Memberi makan kepada fakir miskin atau membantu mereka yang membutuhkan adalah amalan yang sangat dianjurkan.

Dalam tradisi Islam, sedekah pada Hari Asyura diyakini dapat mendatangkan keberkahan dan melipatgandakan pahala.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas