Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Komisi I DPR Mulai Gelar Fit and Proper Test 24 Calon Dubes RI Hari Ini

Komisi I DPR gelar fit and proper test calon (Dubes) RI untuk 24 negara sahabat dan organisasi internasional, sabtu dan minggu

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Komisi I DPR Mulai Gelar Fit and Proper Test 24 Calon Dubes RI Hari Ini
dok.
CALON DUBES - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta. Komisi I DPR gelar fit and proper test calon (Dubes) RI untuk 24 negara sahabat dan organisasi internasional, sabtu dan minggu 

23. Tokyo: Nurmala Kartini Sjahrir

24. Washington DC: Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono menjelaskan soal pemilihan hari libur untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap para calon duta besar RI untuk negara sahabat.

Pada prinsipnya, kata dia, jadwal itu dirumuskan agar proses pembahasannya jauh lebih cepat. 

"Ya, enggak apa-apa kan, biar cepat. Kan tadi saya bilang, bila diizinkan oleh pimpinan DPR, ya bisa saja. Makanya gini, ini kan bukan hari kerja, makanya harus sesuai izin pimpinan, nanti kita sesuaikan," kata Dave kepada wartawan, Jumat (4/7/2025).

Baca juga: Dubes Boroujerdi Ungkap Alasan Iran Keluar Dari IAEA: Kepercayaan Kami Menurun

Legislator Golkar itu menuturkan, uji kelayakan rencananya tetap dilaksanakan di ruang Komisi I, Gedung DPR/MPR RI di Senayan.

Dia bilang, tempat pelaksanaan pun sejatinya harus disesuaikan dengan izin dari pimpinan DPR

Rekomendasi Untuk Anda

"Fit and proper-nya itu biasa dilakukannya itu dari yang terdahulu, ya, itu biasanya dibagi ke per sesi. 

Per sesi itu antara 4-5 calon dubes. Nanti, ya kita lihat lah, satu atau tiga sesi lah, dari misalkan pagi, siang, sore," kata Dave.

Targetnya, lanjut Dave, nama-nama calon duta besar yang telah dipilih bisa diserahkan kembali ke Presiden Prabowo Subianto minggu depan. 

"Ya, kalau Sabtu-Minggu ini diselesaikan, ya minggu depan sudah bisa dikembalikan ke pemerintah nama-nama tersebut," jelas Dave.

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas