Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi: 16 Kali Gempa, Status Level IV Awas

Gunung Lewotobi Laki-Laki menunjukan status Level IV, warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di radius 6 km dari puncak

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi: 16 Kali Gempa, Status Level IV Awas
magma.esdm.go.id
ERUPSI - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) erupsi, pada Senin (7/7/2025) pukul 11.05 WITA, saat ini berstatus Level IV atau Awas. 

TRIBUNNEWS.COM - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) berstatus Level IV atau Awas.

Pasalnya, gunung ini kembali menunjukan aktivitasnya, erupsi, pada Senin (7/7/2025) pukul 11.05 WITA.

Data ini diupdate Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui laman magma.esdm.go.id, Senin.

Gunung yang memiliki ketinggian 1584 MDPL ini terlihat menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 18.000 meter di atas puncak, atau sekitar 19.582 meter di atas permukaan laut.

“Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 18.000 meter di atas puncak, dengan arah sebaran abu ke utara, timur laut, dan barat laut,” kata petugas pos pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Fajaruddin M Balido, Senin.

Kolom letusan yang berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ini terlihat jelas dari Kota Maumere.

Sehingga, fenomena ini memicu perhatian warga dan menciptakan suasana mencekam di beberapa titik pemukiman.

Pengamatan Kegempaan

Rekomendasi Untuk Anda

Data dari Kementerian ESDM dijelaskan bahwa gempa terjadi sebanyak 16 kali dalam kurun waktu 12:00-18:00 WITA.

Setiap gempa memiliki ciri dan amplitudo masing-masing.

Berikut data pengamatan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Senin (7/7/2025):

Baca juga: 7 Fakta Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki: Kolom Abu 18 KM, Awan Panas 5 KM, hingga Warga Diungsikan

  • 2 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 14.7-20.7 mm, dan lama gempa 58-158 detik.
  • 7 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3.7-7.4 mm, dan lama gempa 30-59 detik.
  • 4 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 7.4-25.9 mm, dan lama gempa 20-28 detik.
  • 2 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 7.4 mm, S-P 1.4-2.3 detik dan lama gempa 17-19 detik.
  • 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2.9-7.4 mm, dominan 2.9 mm.

Dampak Erupsi

Hujan kerikil dan abu vulkanik sempat terjadi di Desa Boru di Kecamatan Wulanggitang.

Rumah-rumah warga, puskesmas hingga sekolahan tertutupi material erupsi.

Abu diketahui melaju dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki ke arah barat.

Selain itu, Jalan Trans Flores saat ini ditutup sementara.

Jalan dialihkan ke jalur pantura karena jarak pandang terganggu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas