Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Sekolah Rakyat Pakai Sistem Multi Entry Multi Exit dan Learning Management System, Apa Itu?

Siswa pada Sekolah Rakyat akan menggunakan sistem pembelajaran Multi Entry Multi Exit.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dodi Esvandi
zoom-in Sekolah Rakyat Pakai Sistem Multi Entry Multi Exit dan Learning Management System, Apa Itu?
Tribunnews/Fahdi Fahlevi
SEKOLAH RAKYAT - Suasana uji coba Sekolah Rakyat di Sentra Handayani, Jakarta Timur, Kamis (10/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siswa pada Sekolah Rakyat akan menggunakan sistem pembelajaran Multi Entry Multi Exit.

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama Kota Administrasi Jakarta, Regut Sutrasto mengatakan pembelajaran akan disesuaikan dengan kemampuan siswa.

"Jadi nanti anak belajar sesuai dengan perkembangan anak masing-masing. Kalau nanti anak mampu di sini, ya kita lanjutkan berikutnya," kata Regut di Sekolah Rakyat Sentra Handayani, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

"Kalau anak belum mampu, nanti kita berikan materi tambahnya di situ. Karena menggunakan LMS kan nanti bisa ditambah," tambahnya.

Regut mengungkapkan nantinya ada 10 mata pelajaran yang dipelajari oleh para siswa.

Di Sekolah Rakyat Sentra Handayani terdapat 75 siswa yang terbagi dalam tiga kelas.

Setiap siswa mendapatkan fasilitas laptop untuk mengikuti pembelajaran.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka akan menggunakan Learning Management System yang berisi modul-modul pembelajaran.

"Di dalamnya nanti ada modul, ada modul pembelajaran, ada latihan soal, ada evaluasinya, nanti bisa akses ke orang tua, akses ke guru, akses ke kepala sekolah," kata Regut.

Penggunaan laptop hanya dapat digunakan pada saat pembelajaran.

Pemanfaatan laptop akan diawasi oleh para guru agar sesuai penggunaannya.

Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 akan dimulai pada bulan ini di 100 titik lokasi rintisan di seluruh Indonesia.

Dari jumlah ini, sebanyak 63 titik akan memulai matrikulasi pada 14 Juli 2025 dan sebanyak 37 titik akan dimulai di akhir Juli 2025. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas