Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nasib Kurikulum Merdeka Era Nadiem, Pemerintahan Prabowo Bikin Deep Learning

Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Laksmi, menjelaskan adanya deep learning tidak mengubah kurikulum.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Nasib Kurikulum Merdeka Era Nadiem, Pemerintahan Prabowo Bikin Deep Learning
Tribunnews.com/ Reza Deni
NASIB KURIKULUM - Nadiem Makarim saat masih menjabat Mendikbud di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020) lalu. Salah satu program Nadiem adalah soal kurikulum merdeka bagi pelajar. Kurikulum itu kini dievaluasi di era pemerintahan Prabowo. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bakal menerapkan konsep pembelajaran baru dalam kurikulum, yang dinamakan pembelajaran mendalam atau deep learning.

Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Laksmi, menjelaskan adanya deep learning tidak mengubah kurikulum.

"Kami pastikan struktur kurikulum tidak mengalami perubahan," ujar Laksmi dalam Dialog Kebijakan bersama Media di Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Laksmi mengungkapkan para guru bisa melakukan perbaikan dan penyesuaian terhadap kerangka pembelajaran.

Selain itu, Laksmi mengatakan saat ini dua kurikulum nasional yang bisa digunakan.

"Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka masih diperbolehkan," jelas Laksmi.

Rekomendasi Untuk Anda

Kurikulum Merdeka dibuat di era Mendikbud Nadiem Makarim.

Meski begitu saat ini sekolah masih diarahkan untuk menggunakan Kurikulum Merdeka

Karena sudah ada aturan penggunaan Kurikulum Merdeka.

"Kurikulum 2013 itu boleh digunakan sampai 2025/2026. Untuk di 3T boleh sampai 2026/2027. Jadi kalau masih kesulitan pindah ke Kurikulum Merdeka itu kita lakukan pendampingan," pungkasnya.

Kurikulum Merdeka Era Nadiem

Kurikulum Merdeka dibuat di era Mendikbud Nadiem Makarim.

Kurikulum Merdeka mulai diterapkan secara nasional pada tahun ajaran 2024/2025, tepatnya sejak 15 Juli 2024.

Sebelumnya, kurikulum ini telah diuji coba di sekolah penggerak sejak 2021 dan dijalankan sebagai opsi pemulihan pembelajaran selama 2022–2024.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas