Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Doa Mengusir Jin yang Diajarkan Rasulullah SAW: Arab, Latin, dan Artinya

Berikut bacaan doa untuk mengusir jin yang diajarkan Rasulullah SAW dalam tulisan Arab, latin dan artinya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Doa Mengusir Jin yang Diajarkan Rasulullah SAW: Arab, Latin, dan Artinya
Freepik
ILUSTRASI BERDOA - Foto ini diambil dari Freepik pada Kamis (8/5/2025) menampilkan ilustrasi berdoa. Berikut bacaan doa untuk mengusir jin yang diajarkan Rasulullah SAW dalam tulisan Arab, latin dan artinya. 

TRIBUNNEWS.COM - Jin adalah makhluk Allah yang diciptakan dari api.

Mereka hidup berdampingan dengan manusia, tetapi dalam dimensi berbeda.

Beberapa jin bisa mengganggu manusia, baik secara fisik maupun psikis. 

Mengusir jin atau makhluk gaib yang mengganggu merupakan bagian dari ajaran Islam yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW.

Dalam kondisi tersebut, upaya yang bisa diakukan untuk mengusir jin adalah dengan cara membaca ayat-ayat suci Al-Quran.

Namun, terkadang bacaan ayat-ayat Al-Quran tidak mempan untuk mengusirnya, seperti yang pernah terjadi pada zaman Rasulullah.

Dilansir dari laman Kemenag, dikisahkan Ibnu Mas‘ud, suatu malam Rasulullah didatangi jin ifrit yang membawa obor api di tangannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu beliau kemudian membaca ayat-ayat Al-Quran, tetapi tak ada reaksi apa-apa kecuali jin itu semakin mendekat.

Maka malaikat Jibril menawarkan kepadanya, "Maukah jika aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang jika engkau membacanya, maka ia akan jatuh tersungkur dan obornya akan mati?" (HR. Malik, an-Nasa’i, ath-Thabrani, dan yang lain).

Tak lama kemudian malaikat mengajarkan beberapa kalimat.

Setelah Rasulullah membaca doa tersebut, jin ifrit itu langsung tersungkur dan obornya pun padam.

Baca juga: Doa setelah Adzan, Amalan Kecil dengan Pahala yang Besar

Adapun doa untuk mengusir jin yang dibaca tersebut adalah sebagaimana berikut:

أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ

A‘ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri ma ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thâriqin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.

Artinya: "Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampuainya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang."

Baca juga: Doa Pembuka Rezeki yang Diajarkan Rasulullah SAW, Lengkap Tulisan Latin

Salah satu ayat Al-Quran yang juga untuk mengusir jin dan syaitan adalah Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255).

Membaca Ayat Kursi secara rutin, terutama sebelum tidur, adalah sunnah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW.

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ 

allâhu lâ ilâha illâ huw, al-ḫayyul-qayyûm, lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ na'ûm, lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl, man dzalladzî yasyfa‘u ‘indahû illâ bi'idznih, ya‘lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum, wa lâ yuḫîthûna bisyai'im min ‘ilmihî illâ bimâ syâ', wasi‘a kursiyyuhus-samâwâti wal-ardl, wa lâ ya'ûduhû ḫifdhuhumâ, wa huwal-‘aliyyul-‘adhîm

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas