Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Demi Keadilan Sejarah, Rocky Gerung Minta Prabowo Koreksi Pernyataan Soal PSI: PSI Gajah Urusan Lain

Menilik dari sejarah Partai Sosialis Indonesia, maka Rocky Gerung menyarankan agar Prabowo mengoreksi pernyataannya soal PSI sekarang dan yang lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Demi Keadilan Sejarah, Rocky Gerung Minta Prabowo Koreksi Pernyataan Soal PSI: PSI Gajah Urusan Lain
Wartakotalive.com/Henry Lopulalan, Tribunnews.com/Jeprima
Kolase foto: Rocky Gerung seusai memenuhi panggilan kepolisian di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018) dan Prabowo Subianto saat memberikan kata sambutan saat menghadiri deklarasi dukungan partai Gelora di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2023). Rocky Gerung menilai, Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto harus meluruskan pernyataannya yang menyebut Partai Solidaritas Indonesia adalah penerus dari Partai Sosialis Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat politik sekaligus ketua think tank (wadah pemikir) Tumbuh Institute, Rocky Gerung, menyoroti pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto belum lama ini tentang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Sosialis Indonesia (PSI).

Prabowo menyinggung nama partai PSI di penutupan hari kedua acara Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Karangasem, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (20/7/2025) malam.

PSI yang ia maksud tidak hanya Partai Solidaritas Indonesia, tetapi juga Partai Sosialis Indonesia (PSI), sebuah partai yang didirikan oleh Sutan Sjahrir di masa pemerintahan Soekarno atau era Orde Lama (1945–1966). 

Adapun Partai Sosialis Indonesia didirikan tepatnya pada 13 Februari 1948.

Saat membahas singkatan partai PSI dalam Kongres PSI di Solo itu, Prabowo mengaku merasa emosional lantaran teringat ayahnya, Soemitro Djojohadikusumo.

Ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo, merupakan salah satu tokoh penting di Partai Sosialis Indonesia alias PSI versi lama.

PRABOWO DI KONGRES PSI - Presiden RI Prabowo Subianto  saat memberikan sambutan di Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (20/7/2025).
PRABOWO DI KONGRES PSI - Presiden RI Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (20/7/2025). (Tim Media PSI)

"Saya sedikit emosional kalau mendengar kata-kata PSI, karena dahulu ayahanda saya pernah menjadi ketua PSI, PSI yang versi lama, yaitu Partai Sosialis Indonesia," kata Prabowo dalam Kongres PSI.

Rekomendasi Untuk Anda

Lantas, Prabowo menilai PSI sekarang ini, yakni Partai Solidaritas Indonesia, merupakan penerus Partai Sosialis Indonesia.

"Sekarang ada penerusnya Partai Solidaritas Indonesia," lanjut Prabowo.

"Terima kasih memilih nama PSI, hurufnya. Tetapi ya solidaritas, sosial, Pancasila juga sosial," imbuh Menteri Pertahanan RI (Menhan) periode 2019-2024 ini.

Rocky Gerung: Prabowo harus koreksi pernyataannya

Baca juga: Adi Prayitno Sebut PSI Bakal Pasang Badan untuk Jokowi, Mirip Prediksi Rocky Gerung

Rocky Gerung menilai, Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto harus meluruskan pernyataannya yang menyebut Partai Solidaritas Indonesia adalah penerus dari Partai Sosialis Indonesia.

Hal ini dia sampaikan dalam tayangan video yang diunggah di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Minggu (27/7/2025).

Mantan dosen filsafat di Universitas Indonesia (UI) ini pun membahas hakikat Partai Sosialis Indonesia yang merupakan partai kader dan bertujuan untuk menjaga iklim demokrasi Indonesia yang saat itu baru berumur jagung.

Namun, lanjut Rocky, partai tersebut malah dibubarkan karena melontarkan kritik terhadap Soekarno.

"Karena PSI awal itu partai kader dimaksudkan untuk menjaga negeri supaya demokrasi tetap hidup. Dan karena itu, partai itu kemudian dibubarkan oleh Soekarno karena memprotes gejala otoriter pada Presiden Soekarno tahun 60-an," papar Rocky.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas