Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Minum sambil Berdiri Menurut Islam: Larangan dan Pengecualiannya

Apakah minum sambil berdiri benar-benar dilarang sepenuhnya dalam Islam? berikut penjelasannya berdasarkan hadits.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Minum sambil Berdiri Menurut Islam: Larangan dan Pengecualiannya
Freepik.com
ILUSTRASI MINUM - Ilustrasi minum diambil dari laman Freepik Senin (28/7/2025). Apakah minum sambil berdiri benar-benar dilarang sepenuhnya dalam Islam? berikut penjelasannya berdasarkan hadits. 

Misalnya saat berada di tempat umum, dalam perjalanan, atau saat kondisi tidak memungkinkan untuk duduk.

Pengecualian ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang fleksibel dan penuh kasih sayang.

Nabi Muhammad SAW memahami bahwa tidak semua situasi memungkinkan umatnya untuk duduk saat minum. 

Untuk itu, dalam keadaan tertentu, minum sambil berdiri dibolehkan.

Ulama seperti Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi menjelaskan bahwa tindakan Nabi minum sambil berdiri saat minum air zamzam adalah bentuk keringanan (rukhshah).

Air zamzam sendiri memiliki keutamaan khusus, dan Nabi melakukannya sebagai syiar atau bentuk penghormatan terhadap air zamzam.

Baca juga: Doa Khatam Quran 30 Juz, Pintu Pahala dan Tempat Mulia Bersama Malaikat

Dengan demikian, minum sambil berdiri bisa dilakukan dalam keadaan tertentu tanpa dianggap menyalahi sunnah.

Rekomendasi Untuk Anda

Penting untuk diingat bahwa jika kondisi memungkinkan untuk duduk, maka itulah yang lebih utama dan sesuai dengan adab Rasulullah SAW.

Hikmah Larangan Minum Sambil Berdiri dalam Islam

1. Kesehatan

Dari sisi medis, menunjukkan bahwa minum sambil berdiri dapat menyebabkan cairan masuk dengan cepat ke saluran pencernaan, yang berpotensi mengganggu fungsi ginjal dan saluran kemih.

Posisi duduk saat minum memungkinkan tubuh menerima cairan secara perlahan dan stabil.

Minum sambil berdiri juga berisiko menyebabkan tersedak atau masuknya udara berlebih ke lambung.

Hal ini bisa mengganggu sistem pencernaan, terutama bagi orang yang memiliki masalah asam lambung.

2. Adab

Dari segi adab, Islam mengajarkan ketenangan dan kesantunan dalam setiap tindakan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas