Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Tangan dan Kaki Arya Daru Tidak Terikat saat Ditemukan Tewas di Kos

Tangan dan kaki Arya Daru Pangayunan (39) tidak terikat saat pertama kali ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Menteng, Selasa, 8 Juli 2025.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tangan dan Kaki Arya Daru Tidak Terikat saat Ditemukan Tewas di Kos
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
KEMATIAN DIPLOMAT KEMLU - Suasana indekos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, tempat tinggal Arya Daru Pangayunan—diplomat muda Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban—terlihat eksklusif, Selasa (22/7/2025). Polisi menegaskan tangan dan kaki Arya Daru tidak terikat saat pertama kali ditemukan tewas di kamar kosnya pada Selasa, 8 Juli 2025. 

TRIBUNNEWS.COM - Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra menegaskan tangan dan kaki Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan (39) tidak terikat saat pertama kali ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025.

Hal itu diungkapkan Wira Satya dalam konferensi pers perkembangan kasus Arya Daru, Selasa (29/7/2025).

Arya Daru ditemukan dalam posisi terlentang dengan menggunakan celana pendek dan kaus terbaring di atas kasur.

Kepala Arya Daru tertutup plastik dan terlilit lakban warna kuning.

"Pada saat ditemukan, ini kami luruskan karena ada pemberitaan di media yang menyatakan tangannya terikat, bahwa faktanya pada saat ditemukan, tangan korban tidak terikat. Tangan dan kaki tidak terikat," tegas Wira.

Pintu Kos Arya Daru 3 Lapis

Pada saat ditemukan, posisi kamar Arya Daru dalam keadaan terkunci.

Polisi menyebut pintu kamar Arya Daru memiliki tiga lapis.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang pertama adalah lapis dengan menggunakan kartu tap, itu bisa diakses dari luar. Kemudian yang kedua, kunci yang kedua adalah kunci biasa, tapi tidak ada kuncinya, seperti ceklekan biasa dan itu melekat di bawah gerendel."

"Sedangkan kunci ketiga adalah kunci slot. Jadi, ini hanya dilakukan oleh orang yang posisinya berada di dalam kamar untuk mengunci kunci tersebut," jelas Wira.

Setelah dilakukan penelitian terhadap TKP, polisi menyatakan tidak ada akses lain untuk masuk ke dalam kamar tersebut, selain pintu maupun jendela.

Baca juga: Polisi: Arya Daru Sudah Ada Niatan Bunuh Diri sejak 2013, Makin Kuat pada 2021

"Karena di samping itu tembok, belakang tembok."

"Penyelidik sudah melakukan pengecekan dan penelitian mendalam terhadap plafon, dan itu plafon tidak ada yang rusak."

"Kemudian, pintu gerbang dan pintu kamar kos menggunakan sistem kunci elektronik dengan akses masing-masing seperti kamar yang dimiliki korban, dan masternya dipegang oleh penjaga kos," ungkapnya.

24 Saksi Diperiksa, 103 Barang Bukti Diamankan

Polisi telah memeriksa 24 saksi dalam kasus kematian Diplomat Kemlu, Arya Daru.

"Kami dari tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya telah melakukan klarifikasi terhadap 24 orang saksi, yang sebenarnya kami mengundang 26 (saksi), namun masih ada 2 (saksi) yang belum berkesempatan hadir," ujar Wira.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas