Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Geram Diseret Polemik Jokowi, Demokrat: Jangan Lempar Batu, Sembunyi Ijazah!

Partai Demokrat menjawab tuduhan menjadi dalang di balik bergulirnya polemik ijazah palsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Geram Diseret Polemik Jokowi, Demokrat: Jangan Lempar Batu, Sembunyi Ijazah!
Dokumentasi pribadi
IJAZAH PALSU - Sekretaris II Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Yan Harahap, menyoroti persoalan ijazah Jokowi (Istimewa) 

TRIBUNNEWS.COM - Politikus Partai Demokrat, Yan Harahap, ikut menyentil polemik ijazah palsu yang saat ini sedang dihadapi Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Sentilan ini diberikan lantaran partainya lebih dulu dituduh menjadi dalang di balik bergulirnya polemik ijazah palsu ini.

Meski tak disampaikan Jokowi secara eksplisit, namun ada relawan Jokowi memberikan clue bahwa partai yang memainkan isu tersebut bercirikan warna biru.

Sontak, Partai Demokrat pun menjadi sasaran publik untuk disalahkan.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahkan telah membantah tudingan itu. 

Dia mengatakan hal tersebut sebagai fitnah yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Fitnah besar itu," ujar AHY di sela kunjungan kerjanya ke Desa Golong, Narmada, Lombok Barat, Minggu (27/7/2025).

Duduk Perkara

Rekomendasi Untuk Anda

Awal mula polemik ini melebar dikarenakan Jokowi berasumsi adanya campur tangan 'Orang Besar' di balik isu ijazah palsu ini.

Jokowi bahkan mengatakan orang itu memiliki agenda besar.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo pada Jumat (25/7/2025) dikutip dari WartaKotaLive.com.

Baca juga: Soal Partai Biru Dalangi Isu Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Tuduhan Picik

"Feeling saya mengatakan ada agenda besar politik dalam tuduhan ijazah palsu maupun pemakzulan."

"Artinya memang ada orang besar yang mem-backup. Semua sudah tahu lah," ujar Jokowi tanpa menyebut nama pihak yang dimaksud.

Hari Senin (14/7/2025), Jokowi juga kembali menyampaikan bahwa upaya ini terlihat sangat sistematis dalam rangka menjatuhkan reputasinya.

"Kelihatannya ada agenda besar politik untuk menurunkan reputasi politik, untuk men-downgrade," katanya.

Mendengar hal itu, relawan pendukung Jokowi justru terang-terangan mengatakan partai "Biru lah" yang menjadi penyebab munculnya isu ini.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas