Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Bantah SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu, Demokrat: Kami Lega

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan mengaku lega setelah Jokowi membantah SBY merupakan sosok di balik isu ijazah palsu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jokowi Bantah SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu, Demokrat: Kami Lega
Tribunnews.com -
ISU IJAZAH PALSU - Presiden ke-6 dan ke-7 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi). Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan mengaku lega setelah Jokowi membantah SBY merupakan sosok di balik isu ijazah palsu. 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengaku lega setelah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) membantah bahwa Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan sosok besar di balik isu ijazah palsu dan wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Namun, Syarief menyayangkan isu ijazah Jokowi ini sampai menyeret nama Partai Demokrat.

Menurutnya, seorang mantan presiden seharusnya berhati-hati dalam memberikan sebuah pernyataan.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Jokowi sempat menyatakan bahwa isu tudingan ijazah palsu dimainkan oleh tokoh besar.

Bahkan relawan Jokowi secara eksplisit menyebut 'partai biru' berada di balik polemik ijazah tersebut.

"Kami merasa lega kalau Pak Jokowi sudah menyatakan itu tidak ada kaitannya dengan Pak SBY dan Partai Demokrat. Nah, sebenarnya di sisi lain kami juga sebenarnya menyayangkan bahwa polemik ini muncul dan menimbulkan spekulasi dan persepsi di masyarakat."

"Seyogianya sebagai seorang negarawan, apalagi sebagai seorang mantan presiden tentunya dalam setiap statement itu harus terukur dan tentunya satu kepentingannya adalah demi kepentingan stabilitas politik," ucap Syarief Hasan dalam dialog Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Kamis (31/7/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Ia lantas mencontohkan bahwa SBY yang juga merupakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat selalu memberikan pernyataan yang terukur.

Sehingga menimbulkan suatu tanggapan positif bahwa setiap statement SBY demi kepentingan stabilitas politik dan bangsa Indonesia.

Syarief menyebut, pernyataan mengenai keterlibatan partai biru dalam kasus ijazah palsu yang kemudian narasinya mengarah ke Partai Demokrat menimbulkan suatu goncangan politik, padahal tadinya hubungan kedua belah pihak baik-baik saja.

"Hubungan kami, Pak SBY dengan Pak Jokowi itu kan sebenarnya bagus ya sekalipun ada dinamika, tetapi dengan adanya statement itu menimbulkan mispersepsi di antara kader-kader kami."

Baca juga: Jawaban Jokowi soal Mulyono Disebut Calo Tiket Terminal hingga Alasan Tak Pakai Kaus Reuni

"Dan tentu kader kami memberikan tanggapan yang betul-betul sangat positif bahwa tuduhan itu adalah fitnah ya," ujar Syarief.

Namun, Syarief kembali menyampaikan kelegaannya bahwa Jokowi telah membantah isu keterlibatan Partai Demokrat dalam kasus ijazah palsu.

"Saya harapkan ke statement-statement berikutnya itu tidak terjadi lagi," ungkap Syarief.

Bantahan Jokowi

Jokowi telah membantah jika SBY merupakan tokoh besar terkait isu yang menyudutkannya akhir-akhir ini.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas