Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Daftar Kasus Junior Dianiaya Senior di TNI 3 Tahun Terakhir, Terbaru Tewasnya Prada Lucky

Kasus senior aniaya junior di TNI hampir terjadi tiap tahun dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, peristiwa semacam itu terjadi di tiap matra.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Daftar Kasus Junior Dianiaya Senior di TNI 3 Tahun Terakhir, Terbaru Tewasnya Prada Lucky
Tribun Jambi
PENGANIAYAAN DI TNI - Ilustrasi TNI. Kasus senior aniaya junior di TNI hampir terjadi tiap tahun dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, peristiwa semacam itu terjadi di tiap matra. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus tewasnya Prajurit Dua (Prada) Lucky Chepril Saputra Namo, anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, menambah daftar panjang penganiayaan oleh senior terhadap junior.

Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere atau Yonif TP 834/WM berlokasi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kabupaten Nagekeo adalah pemekaran dari Kabupaten Ngada. Nagekeo sebuah kabupaten yang terletak di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Secara lebih spesifik, kabupaten ini terletak di bagian tengah Pulau Flores, dan memiliki ibukota bernama Mbay. 

Letak geografis Nagekeo berbatasan dengan Kabupaten Ngada di sebelah barat, Kabupaten Ende di sebelah timur, Laut Flores di sebelah utara, dan Laut Sawu di sebelah selatan.

Nagekeo dikenal juga dengan julukan "Jantungnya Pulau Flores" atau "The Heart of Flores". 

Adapun tewasnya Prada Lucky diduga melibatkan 20 senior korban dari pangkat Prajurit Satu (Pratu) hingga Letnan Dua (Letda).

Rekomendasi Untuk Anda

Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka lebam di hampir seluruh tubuhnya yang diduga akibat dipukul menggunakan selang dan tangan kosong oleh para seniornya.

Lalu, adapula dugaan bahwa organ dalam korban mengalami kerusakan akibat penganiayaan yang terjadi.

Kini, keluarga Prada Lucky pun menuntut keadilan terkait tewasnya prajurit berusia 23 tahun tersebut.

"Tidak ada bilang pilih kasih semuanya proses. Saya mama kandung saya melahirkan dia. Kalau kalian tidak proses kalian bunuh saya ikut anak saya langsung. "

Baca juga:  Ibu Prada Lucky Minta Keadilan: Mati di Medan Perang Saya Terima, Ini Mati Sia-sia di Tangan Senior

"Saya sakit hati saya hancur hati saya. Kalian bikin seperti ini," tegas ibu Prada Lucky, Sabtu (9/8/2025).

Di sisi lain, dalam tiga tahun terakhir, kasus senior aniaya junior di TNI kerap terjadi.

Bahkan, di tiap matra TNI yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), selalu terjadi kasus serupa.

Kasus di TNI AL: 6 Senior Aniaya Junior hingga Tewas di Sorong

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas