Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bobby Rasyidin Dipanggil KPK Sebagai Saksi Terkait Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina

Bobby Rasyidin harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dua hari setelah menduduki jabatan barunya sebagai Dirut KAI. 

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bobby Rasyidin Dipanggil KPK Sebagai Saksi Terkait Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina
Tribunnews.com/Gita Irawan
DIPANGGIL KPK - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Dirut KAI) yang baru diangkat, Bobby Rasyidin, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dua hari setelah menduduki jabatan barunya.  /Foto.dokumentasi 

"KPPU menilai tindakan penunjukan langsung tersebut berpotensi mengarah pada praktik diskriminasi yang dilarang oleh undang-undang," ungkap Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Deswin Nur, dalam keterangan tertulisnya pada 6 Juli 2025.

Profil singkat Bobby 

Bobby Rasyidin bukan pegawai karier di PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Kariernya banyak dihabiskan  di industri telekomunikasi.

Dia tercatat pernah bekerja sebagai CEO PT Alcatel Lucent Indonesia.

Dan pernah juga menjadi direktur utama PT Len Industri (Persero) induk perusahaan dari holding industri pertahanan nasional Defend ID.

Lahir pada 31 Oktober 1974 di Padang Sumatera Barat, dia menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Telekomunikasi di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1996.

Dia juga meraih gelar MBA dari University of New South Wales Australia pada tahun 2000.

Rekomendasi Untuk Anda

Tahun 2012-2015, Bobby menjabat sebagai CEO PT Alcatel Lucent Indonesia dan menjadikannya profesional muda Indonesia pertama yang menduduki puncak perusahaan jaringan asal Prancis itu pada usia 38 tahun.

Bobby juga pernah menjabat sebagai CEO PT Teknologi Riset Global Investama sejak tahun 2016.

Di tahun yang sama, Bobby menjadi Komisaris Utama beberapa perusahaan pelat merah seperti PT Len Telekomunikasi Indonesia tahun 2016-2019.

Kemudian PT Indonesia Cloud tahun 2019-2021 dan PT Akses Prima Indonesia pada tahun 2016-2021.

Namun pada tahun 2020 tepatnya Desember 2020, Bobby menjabat sebagai Presiden Direktur atau CEO PT Len Industri (Persero). 

Karier Bobby terus menanjak ketika dia ditunjuk sebagai direktur utama PT Len Industri (Persero) induk perusahaan dari holding industri pertahanan nasional Defend ID.

Di bawah kepemimpinannya, Len secara resmi menjadi induk holding Defend ID pada Maret 2022.

Di tahun yang sama, Bobby juga menjadi Komisaris Independen PT GMF Aero Asia Tbk sejak Juni 2020.

Penulis: Ilham/Nitis/Has

 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas