Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lemkapi Soroti Langkah Polri Jaga Stabilitas Harga Beras Lewat Gerakan Pangan Murah

Edi Hasibuan mengatakan Polri telah hadir sebagai pelayan, pelindung, pengayom, dan penolong masyarakat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Lemkapi Soroti Langkah Polri Jaga Stabilitas Harga Beras Lewat Gerakan Pangan Murah
HandOut/Polri
HARGA PANGAN - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri kegiatan Kick Off Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Bulog Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025). Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menyoroti langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo luncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh Indonesia. 

Khusus pada Kamis (14/8/2025), disalurkan 2.424 ton beras di 1.552 titik dengan 484.977 penerima manfaat.

"Semua dijual sesuai atau di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi atau harga jual maksimum yang ditetapkan pemerintah). Program ini akan terus dievaluasi mingguan agar penyaluran 1,3 juta ton dapat maksimal,” katanya.

Dilansir dari badanpangan.go.id, penyaluran SPHP beras ditargetkan pada periode Juli hingga Desember 2025 sebanyak 1,318 juta ton.

Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2024. Berikut rinciannya:

- Rp 12.500 per kilogram untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi.

- Rp 13.100 per kilogram  untuk wilayah Sumatera (kecuali Lampung dan Sumsel), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan.

- Rp 13.500 per kilogram  untuk wilayah Maluku dan Papua

Rekomendasi Untuk Anda

 

 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas