Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Demokrasi Digital Dorong Partisipasi Publik Lebih Luas

Media sosial, forum online, hingga kanal berita memberi kesempatan luas bagi warganet untuk menyampaikan aspirasi

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Demokrasi Digital Dorong Partisipasi Publik Lebih Luas
Istimewa
DEMOKRASI DIGITAL - Ketua Aliansi Kebangsaan, Pontjo Sutowo. Perkembangan teknologi digital tidak hanya mengubah cara masyarakat berkomunikasi, tetapi juga membuka jalan baru bagi keterlibatan politik. Pontjo menilai demokrasi digital memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk memperluas partisipasi dalam proses demokrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Perkembangan teknologi digital tidak hanya mengubah cara masyarakat berkomunikasi, tetapi juga membuka jalan baru bagi keterlibatan politik.

Ketua Aliansi Kebangsaan, Pontjo Sutowo, menilai demokrasi digital memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk memperluas partisipasi dalam proses demokrasi.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam Diskusi Publik bertema “Demokrasi Digital: Antara Partisipasi dan Represi”, yang digelar Aliansi Kebangsaan secara zoom belum lama ini.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Wijayanto Ph.D (Warek Undip dan pakar demokrasi digital), Rustika Herlambang (Direktur Komunikasi Indonesia Indicator), serta jurnalis senior Lukas Luwarso.

Demokrasi di Era Digital

Menurut Pontjo, demokrasi yang dulu hanya berlangsung di ruang-ruang tatap muka kini telah menemukan bentuk baru dalam dunia digital.

Media sosial, forum online, hingga kanal berita memberi kesempatan luas bagi warganet untuk menyampaikan aspirasi, melakukan pengawasan, hingga mendorong gerakan sosial.

Baca juga: Pontjo Sutowo: Tidak Cukup Dihafal, Pancasila Harus Diimplementasikan pada Setiap Aspek Kehidupan

Rekomendasi Untuk Anda

“Teknologi digital mempercepat arus informasi dan memungkinkan siapa pun untuk bersuara. Mereka yang sebelumnya tidak punya saluran kini lebih mungkin untuk didengar,” ujar Pontjo.

Pontjo menekankan bahwa demokrasi digital membuka ruang partisipasi yang lebih inklusif.

Kelompok-kelompok yang selama ini sulit bersuara atau terpinggirkan kini bisa memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan pandangan mereka.

Ia mencontohkan berbagai inisiatif publik seperti kampanye politik di media sosial, petisi daring, hingga digital activism yang lahir dari ruang maya sebagai bentuk keterlibatan aktif masyarakat.

Lebih jauh, Pontjo menyebut demokrasi digital juga memperkuat komunikasi dua arah antara publik dan pembuat kebijakan.

Proses deliberasi publik yang dulu terbatas kini bisa dilakukan lebih terbuka melalui forum online dan ruang diskusi digital.

“Demokrasi digital adalah peluang besar bagi bangsa ini untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, sekaligus meningkatkan partisipasi warga negara,” katanya.

Melalui forum ini, Aliansi Kebangsaan berharap tercipta gagasan baru yang bisa memperkuat demokrasi Indonesia di tengah perubahan teknologi.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas