Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anggota DPR Ibaratkan OTT KPK Immanuel Ebenezer Sebagai Gol Bunuh Diri

Politisi PKS Nasir Djamil mengibaratkan OTT terhadap Immanuel tersebut sebagai gol bunuh diri.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Anggota DPR Ibaratkan OTT KPK Immanuel Ebenezer Sebagai Gol Bunuh Diri
Surya.co.id/Yusron Naufal Putra
DITANGKAP KPK - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noe ditangkap KPK hari ini dalam dugaan kasus pemerasan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil, merespons Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK, terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel.

Nasir mengibaratkan OTT terhadap Immanuel tersebut sebagai gol bunuh diri.

Istilah 'gol bunuh diri' biasanya dipakai di sepak bola saat pemain bola memasukkan bola ke gawang sendiri sehingga kalah dari lawannya.

Nasir memakai istilah itu karena pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengklaim sangat gencar dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi.

Namun justru pembantunya yakni wakil menteri ditangkap KPK terkait dugaan korupsi.

"Presiden kan sangat, sangat gencar untuk soal ini gitu (pemberatasan korupsi), dan tentu sangat seperti memasukkan bola ke gawang sendiri ini," kata Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

"Jadi apa yang dialami oleh wamenaker itu seperti memasukan bola ke gawang sendiri, atau gol bunuh diri," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut, Nasir merasa prihatin atas peristiwa yang menimpa Immanuel tersebut.

"Dan tentu kita sangat prihatin dengan kejadian ini, karena presiden sangat gencar menyuarakan isu-isu soal pemberantasan korupsi," pungkas Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Aceh ini.

Diduga Terkait Pemerasan

Penangkapan terhadap Noel merupakan bagian dari rangkaian operasi yang dimulai sejak Rabu malam (20/8/2025).

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan pejabat yang akrab disapa Noel tersebut saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (21/8/2025).

Ia  memastikan bahwa lokasi penangkapan berada di Jakarta.

Menurut Fitroh, operasi senyap ini terkait dengan dugaan tindak pidana pemerasan. 

"(Dugaan) pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)," jelasnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas