Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Apa Itu Sertifikasi K3? Mengapa Bisa Jadi Objek Transaksi Haram Berujung  OTT KPK?

Publik bertanya, apa itu sertifikasi K3? mengapa bisa jadi objek transaksi haram yang berujung pada OTT Wamenaker Noel. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Apa Itu Sertifikasi K3? Mengapa Bisa Jadi Objek Transaksi Haram Berujung  OTT KPK?
DOK TRIBUNNEWS
WAMENAKER DITANGKAP KPK- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, di Jakarta. Publik bertanya, apa itu sertifikasi K3? Mengapa bisa jadi objek transaksi haram yang berujung pada OTT Wamenaker Noel.  (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). 

Sementara bagi individu, sertifikat Ahli K3 Umum (AK3U) adalah lisensi untuk menjadi profesional di bidang keselamatan kerja.

 

Immanuel Ebenezer Terlibat Dugaan Kasus Pemerasan Sertifikasi K3

Nama Immanuel Ebenezer terseret dalam pusaran kasus dugaan suap yang melibatkan pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan.

Dalam kasus Immanuel Ebenezer, sertifikasi K3 diduga menjadi "barang dagangan" yang diatur dan diloloskan dengan sejumlah uang. 

Modusnya diduga untuk "mengondisikan" agar perusahaan tertentu bisa mendapatkan sertifikat K3 tanpa melalui prosedur yang semestinya.

Padahal, proses sertifikasi ini seharusnya melibatkan audit dan penilaian yang ketat untuk memastikan perusahaan benar-benar layak.

Baca juga: OTT Wamenaker Noel Disebut Upaya Bersih-bersih, Prabowo Tak Pandang Bulu Soal Korupsi, Hati-hati!

Penyuapan ini mencederai tujuan utama K3, yaitu menjamin keselamatan para pekerja di lapangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Bayangkan jika sebuah perusahaan konstruksi atau manufaktur berisiko tinggi mendapatkan sertifikat K3 lewat jalur belakang.

Mereka mungkin tidak menerapkan standar keamanan yang memadai, sehingga nyawa pekerjalah yang menjadi taruhannya.

 

Bahaya di Balik Jual Beli Sertifikat K3

Praktik korupsi dalam sertifikasi K3 adalah bom waktu yang bisa meledak kapan saja dalam bentuk kecelakaan kerja.

Perusahaan yang tidak kompeten dalam K3 bisa lolos dan mengerjakan proyek-proyek vital yang seharusnya aman.

Ini membuka peluang terjadinya insiden fatal seperti kebakaran, ledakan, atau kegagalan struktur bangunan.

Ini membuka peluang terjadinya insiden fatal seperti kebakaran, ledakan, atau kegagalan struktur bangunan.

Baca juga: OTT Wamenaker: Immanuel Ebenezer Rasakan Jumat Keramat, KPK Jadi Etalase Mobil dan Motor Dadakan

Perlu ditekankan, integritas dalam proses sertifikasi K3 adalah harga mati karena menyangkut nyawa manusia.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas