Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usai OTT KPK Immanuel Ebenezer, Pengacara Roy Suryo Minta Kejaksaan juga OTT Silfester Matutina

Pengacara Roy Suryo mewanti-wanti Kejaksaan segera meng-'OTT' Silfester Matutina yang sudah berstatus terpidana, tetapi masih bisa bebas.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Usai OTT KPK Immanuel Ebenezer, Pengacara Roy Suryo Minta Kejaksaan juga OTT Silfester Matutina
TRIBUN TANGERANG
SILFESTER VS JUSUF KALLA - Kolase Foto: Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, dan Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (SOLMET) Silfester Matutina. Ahmad mewanti-wanti agar Kejaksaan segera meng-'OTT' Silfester Matutina yang notabene sudah berstatus terpidana, tetapi masih bisa bebas hingga sekarang. 

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2831/IV/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Awalnya, Ahmad Khozinudin menyampaikan ucapan selamat kepada KPK yang sudah menjaring Immanuel Ebenezer dalam sebuah operasi senyap.

"Pertama, saya ucapkan selamat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi yang telah mampu melakukan OTT terhadap Immanuel Ebenezer, Wamenaker yang terduga kasus korupsi," kata Ahmad, dikutip dari tayangan yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Jumat.

Kemudian, ia mewanti-wanti agar Kejaksaan segera meng-'OTT' Silfester Matutina yang notabene sudah berstatus terpidana, tetapi masih bisa bebas hingga sekarang.

"Dan saya harapkan hari ini Kejaksaan juga melakukan OTT terhadap Silfester Matutina. Apa itu OTT? Operasi Tangkap Terpidana, ya. Jangan sampai ada terpidana masih bisa berkeliaran," tuturnya.

Ia pun membandingkan, Noel yang belum ditetapkan statusnya saja bisa diciduk KPK, lantas kenapa Silfester yang sudah terpidana masih belum juga ditangkap.

"Yang belum punya status saja ya. Belum punya status loh itu. OTT itu belum punya status ya. Immanuel Ebenezer itu belum punya status tapi bisa ditangkap," kata Ahmad.

Rekomendasi Untuk Anda

Ahmad Khozinudin pun mendesak agar jaksa segera menangkap Silfester Matutina, bahkan meski kondisinya benar-benar sakit.

Hal tersebut, lanjut Ahmad, demi menjaga marwah dan nama baik kejaksaan.

"Kenapa terpidana yang ini kok enggak ditangkap? Kemarin alasannya sakit. Jangan-jangan benar ini Silfester lagi mencret-mencret di rumah ini. Ketakutan luar biasa. Takut ditangkap oleh jaksa," ujar Ahmad.

"Bagi jaksa, enggak usah pedulikan mau mencret kek, mau ngapain kek. tetap tangkap-tangkap, karena itu adalah tugas kewenangan dan tanggung jawab jaksa, ketimbang institusi kejaksaan tercoreng hanya gara-gara tidak menjalankan kewenangannya untuk menangkap terpidana yang sudah inkrah 6 tahun," tandasnya.

IJAZAH PALSU - Relawan Jokowi yang juga Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina meyakini tidak lama lagi penyidik Polda Metro Jaya akan menetapkan tersangka kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025).
IJAZAH PALSU - Relawan Jokowi yang juga Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina meyakini tidak lama lagi penyidik Polda Metro Jaya akan menetapkan tersangka kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025). (Tribunnews.com/Reynas Abdila)

Duduk Perkara Kasus Silfester Matutina vs Jusuf Kalla

Silfester Matutina telah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh tim kuasa hukum Jusuf Kalla pada 29 Mei 2017 lalu, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik/fitnah.

Laporan ini dipicu oleh orasi Silfester pada 15 Mei 2017 di depan Mabes Polri.

Saat itu, ia menuding Jusuf Kalla menggunakan isu SARA untuk memenangkan pasangan Anies Baswedan–Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Selain itu, Silfester disinyalir telah menyebut keluarga Kalla sebagai penyebab kemiskinan akibat dugaan korupsi dan nepotisme. 

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas