Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Program Polantas Menyapa Disarankan Beriringan Lewat Pelayanan dan Edukasi untuk Pengguna Jalan

Program “Polantas Menyapa” yang digagas Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dinilai sebagai inovasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Program Polantas Menyapa Disarankan Beriringan Lewat Pelayanan dan Edukasi untuk Pengguna Jalan
Tribunnews/Jeprima
POLANTAS MENYAPA - Sejumlah personel polisi lalu lintas membagikan takjil (makanan dan minuman ringan untuk berbuka puasa) kepada pengendara di kawasan Raden Inten, Jakarta Timur, Rabu (4/5/2021). Program “Polantas Menyapa” yang digagas Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dinilai sebagai inovasi Kepolisian. 

"Penurunan angka kecelakaan ini menjadi bukti konkret efektivitas strategi yang dijalankan Irjen Agus Suryo bersama jajaran Korlantas Polri,” ungkap Nasky.

Berdasarkan fakta tersebut, Nasky menilai kebijakan dan terobosan Kakorlantas telah membawa wajah baru kepolisian lalu lintas ke arah lebih positif.

“Publik melihat perubahan nyata itu, dan ini menjadi modal penting membangun citra positif Polri,” pungkas Nasky.

Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyelenggarakan program inovatif "Polantas Menyapa" di tengah kemeriahan Dieng Culture Festival (DCF) 2025. Program menerjemahkan pilar utama RUNK, yaitu "Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan".

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen (Pol) Agus Suryonugroho, mengapresiasi program Polantas Menyapa di DCF 2025. Menurutnya, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan melalui program edukasi dan penegakan hukum. 

“Dengan hadir di festival budaya seperti DCF, kami ingin menunjukkan bahwa tertib lalu lintas bisa menjadi bagian dari gaya hidup. Sehingga menjadi kebanggaan masyarakat," kata Agus dalam keterangan tertulis, Minggu (24/8/2025).

Ia mengatakan, edukasi kesadaran berlalu lintas tidak harus selalu bersifat formal. Melalui "Polantas Menyapa", kampanye keselamatan diwujudkan dalam format dialog santai dan kreatif di tengah pusat keramaian.

Rekomendasi Untuk Anda

Agus berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya pengunjung DCF 2025 agar berhati-hati di jalan. "Dari Dieng, kita kirim pesan ke seluruh Indonesia bahwa keselamatan adalah budaya," ucapnya. 

"Mari bersama-sama menumbuhkan kesadaran dan melipatgandakan ikhtiar keselamatan. Sehingga setiap orang bisa selamat di jalan, selamat di rumah," ujarnya.

Dieng Culture Festival dihadiri lebih dari 75.000 pengunjung dan dipilih sebagai medium kampanye karena menjadi titik temu masyarakat lintas usia, profesi, dan latar belakang budaya. Melalui DCF, pesan keselamatan dapat disampaikan secara lebih masif dan inklusif.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas