Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita Briptu Adi Qori: Bhayangkara yang Menari untuk Negeri

Briptu Adi Qori hadir sebagai anggota Polri sekaligus pelaku budaya yang melestarikan seni dan membentuk moral bangsa lewat sanggar Widiasmara.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Cerita Briptu Adi Qori: Bhayangkara yang Menari untuk Negeri
Tangkapan Layar YouTube Polda Jateng
SOSOK POLISI INSPIRATIF - Briptu Adi Qori Kurniawan adalah anggota Sat Binmas Polres Semarang yang aktif mengedukasi masyarakat akan pentingnya peran budaya dalam membentuk moral dan peradaban bangsa lewat sanggar seni Widiasmara yang didirikan pada tahun 2016 di wilayah Ambarawa. 

TRIBUNNEWS.COM - "Budaya adalah jati diri bangsa yang harus dijaga, dilestarikan, dan dibanggakan."

Inilah prinsip utama Briptu Adi Qori Kurniawan, anggota Sat Binmas Polres Semarang yang aktif mengedukasi masyarakat melalui seni. 

Dalam unggahan YouTube Polda Jateng pada 21 Mei 2025, ia menegaskan pentingnya peran budaya dalam membentuk moral dan peradaban bangsa.

Sebelum mengabdi di kepolisian, Briptu Adi sudah mendirikan sanggar seni Widiasmara pada tahun 2016 di wilayah Ambarawa. Sanggar ini lahir sebagai bentuk dedikasinya kepada masyarakat, bangsa, dan negara, sekaligus sebagai media untuk menyaring pengaruh budaya asing yang masuk ke Indonesia.

“Sanggar saya mulai tumbuh dan berkembang berkat dukungan masyarakat serta orang-orang di sekitar saya,” ungkapnya.

Kegiatan di sanggar tidak hanya melibatkan latihan seni, tetapi juga mengajarkan nilai moral dan budaya kepada anak-anak, sekolah, dan komunitas setempat.

Baca juga: Bripka Bayu Aryanto: Polisi Perawat yang Mengabdi lewat Layanan Kesehatan

Dalam tugasnya di bidang pembinaan masyarakat, Briptu Adi menekankan pentingnya hadir di tengah masyarakat melalui seni dan budaya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia percaya bahwa kedekatan antara aparat hukum dan masyarakat dapat dibangun melalui tontonan yang sarat tuntunan, sekaligus memperkuat moral dan tatanan sosial.

“Tujuan saya adalah menjadi penghubung antara hukum dan hati, antara masyarakat dan seni. Saya ingin warga tidak takut, tapi percaya,” tambahnya.

Melalui dedikasi ini, Briptu Adi Qori membuktikan bahwa peran polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut serta melestarikan budaya dan membentuk karakter bangsa melalui seni. Sanggar Widiasmara menjadi bukti nyata bahwa seni bisa menjadi jembatan antara hukum, budaya, dan masyarakat.

Baca juga: Kisah Inspiratif Aiptu Ahmad: Ubah Kenakalan Remaja Jadi Prestasi Lewat Pencak Silat

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas