Bripka Prima Arta Sandy, Ukir Prestasi dan Mengubah Stigma Lewat Panggung Internasional
Di balik seragam kepolisian yang dikenakannya setiap hari, Bripka Prima Arta Sandy menyimpan tekad besar untuk terus melampaui batas diri.
Editor:
Content Writer
TRIBUNNEWS.COM - Di balik seragam kepolisian yang dikenakannya setiap hari, Bripka Prima Arta Sandy menyimpan tekad besar untuk terus melampaui batas diri.
Anggota Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Kepulauan Riau ini membuktikan bahwa disiplin dan kerja keras tidak hanya menguatkan fisik, tetapi juga mampu mengantarkannya meraih prestasi di level dunia.
Pada ajang Evolene Indonesia Championship (EIC) Jakarta 2025, Bripka Prima tampil meyakinkan di tengah ketatnya persaingan atlet binaraga dari berbagai negara.
Ia sukses membawa pulang tiga pencapaian sekaligus, yakni juara ketiga kelas Men’s Physique True Novice Class B, peringkat ketiga kategori Men’s Physique Master 35+, serta menembus lima besar Men’s Classic Physique Open Class A.
Direktur Pamobvit Polda Kepri, Kombes Pol. Rudi Cahya Kurniawan, menyebut prestasi tersebut sebagai cerminan nyata profesionalisme seorang anggota Polri. Menurutnya, capaian Bripka Prima menunjukkan bahwa dedikasi dalam tugas dapat berjalan seiring dengan pengembangan potensi diri di bidang lain.
“Prestasi Bripka Prima menjadi bukti bahwa komitmen dan kedisiplinan mampu berjalan berdampingan dengan tugas sebagai personel Polri,” ujar, Direktur Pamobvit Polda Kepri, Kombes. Pol. Rudi Cahya Kurniawan, dikutip dari Tribrata News, Minggu (14/12/2025).
Kejuaraan internasional yang berlangsung pada 4–5 Desember 2025 di Jakarta itu diikuti sekitar 300 atlet binaraga dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Rusia, Hongkong, Malaysia, hingga Belanda. EIC sendiri merupakan kompetisi fitness dan bodybuilding bergengsi yang bekerja sama dengan National Physique Committee (NPC) IFBB Pro League Indonesia, liga profesional atlet binaraga.
Bagi Bripka Prima, pencapaian ini bukanlah titik akhir. Sebelumnya, ia sempat mengikuti kejuaraan tingkat daerah di Batam dan meraih posisi harapan kedua. Dari pengalaman itulah, ia memantapkan langkah untuk tampil di EIC 2025 dan membuktikan kemampuannya di tiga kategori sekaligus.
“Kami bangga karena ia (Bripka Prima) bisa bersaing tampil percaya diri di ajang internasional yang diikuti atlet binaraga dari sejumlah negara,” tambah Kombes. Pol. Rudi Cahya Kurniawan.
Baca juga: Dicintai Warga, Ini 3 Cara Iptu Rudi Bangun Kepercayaan Saat Pimpin Polsek Ujung Loe
Pria berusia 38 tahun asal Tanjungpinang ini kini tengah mempersiapkan diri menghadapi ajang NPC berikutnya yang akan digelar di Bali dan Thailand pada 2026. Ia ingin menyampaikan pesan sederhana namun kuat, bahwa usia bukan penghalang untuk hidup sehat dan berprestasi.
Lebih dari sekadar mengejar gelar, Bripka Prima juga ingin mematahkan stigma negatif tentang polisi yang kurang menjaga kebugaran. Ia aktif menjadi instruktur bagi rekan-rekannya di kepolisian, mendorong gaya hidup sehat sebagai investasi masa depan.
Melalui panggung binaraga internasional, Bripka Prima Arta Sandy tidak hanya mengharumkan institusi, tetapi juga menginspirasi banyak orang bahwa perubahan selalu dimulai dari komitmen terhadap diri sendiri.
Baca juga: Ipda Puguh Agung, Polisi di Blora yang Dirikan SLB Negeri untuk Anak-anak Disabilitas
Baca tanpa iklan