Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tuntunan Islam saat Terjadi Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari

Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan tentang bagaimana seorang muslim sebaiknya menyikapi terjadinya fenomena gerhana bulan maupun matahari.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lanny Latifah
zoom-in Tuntunan Islam saat Terjadi Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
GERHANA BULAN - Warga menggunakan aplikasi Stellarium mengamati fenomena gerhana bulan di Planetarium dan Obersevasi Jakarta (POJ), Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2022). Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan tentang bagaimana seorang muslim sebaiknya menyikapi terjadinya fenomena gerhana bulan maupun matahari. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Berdasarkan data astronomi, pada tanggal pada 7–8 September 2025 yang bertepatan dengan 14 Rabiul Awal 1447 Hijriah akan terjadi Gerhana Bulan Total.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, Gerhana Bulan merupakan peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.

Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar (di satu garis lurus).

Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena alam yang memiliki makna mendalam dalam Islam. 

Tak sekadar peristiwa astronomi, gerhana bulan juga menjadi momen untuk meningkatkan keimanan dengan berbagai amalan ibadah.

Sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW, umat Islam sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) untuk melakukan salat gerhana atau salat khusuf, walaupun dalam posisi gerhana bulan sebagian.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, doa, istighfar, taubat, sedekah, dan amal-amal kebajikan lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan tentang bagaimana seorang muslim sebaiknya menyikapi terjadinya fenomena gerhana bulan maupun matahari.

Tuntunan Islam saat Terjadi Gerhana

Dilansir dari laman resmi Kemenag, Nabi Muhammad SAW mengajarkan tuntunan syariat yang mulia ketika terjadi gerhana bulan maupun gerhana matahari, antara lain yaitu:

Baca juga: Hukum Salat Khusuf atau Salat Gerhana Bulan, Ini Tata Cara Pelaksanaannya

1. Menghadirkan rasa takut kepada Allah saat terjadinya gerhana bulan dan matahari.

Baik karena peristiwa tersebut mengingatkan kita akan tanda-tanda kejadian hari kiamat, atau karena takut azab Allah diturunkan akibat dosa-dosa yang dilakukan.

2. Mengingat apa yang pernah disaksikan Nabi SAW dalam salat Kusuf.

Diriwayatkan bahwa dalam salat kusuf, Rasulullah SAW diperlihatkan oleh Allah surga dan neraka.

Bahkan beliau ingin mengambil setangkai dahan dari surga untuk diperlihatkan kepada mereka.

Beliau juga diperlihatkan berbagai bentuk azab yang ditimpakan kepada ahli neraka.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas