Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sidang Vonis Razman Dua Kali Ditunda, Hotman Paris: Putusan Bisa Dibacakan Walau Terdakwa Sakit

Hotman Paris mengungkapkan sidang vonis kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan Razman Nasution bisa dilaksanakan tanpa terdakwa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sidang Vonis Razman Dua Kali Ditunda, Hotman Paris: Putusan Bisa Dibacakan Walau Terdakwa Sakit
Tribunnews.com/ Rahmat W Nugraha
SIDANG RAZMAN NASUTION - Pengacara Hotman Paris, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Selasa (23/9/2025). Hotman menilai sidang vonis Razman dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, bisa dilaksanakan tanpa hadirnya terdakwa. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengacara kondang, Hotman Paris mengungkapkan sidang vonis kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan pengacara Razman Nasution bisa dilaksanakan tanpa kehadiran terdakwa.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sudah dua kali menunda sidang pembacaan putusan perkara pencemaran nama baik dengan terdakwa Razman Nasution.

Alasannya dikarenakan Razman Nasution sakit.

"Vonis bisa dibacakan walaupun terdakwa sakit. Namun, hakim cukup bijaksana seperti karena diundur seminggu," kata Hotman Paris kepada awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025).

Menurut Hotman Paris, saat ini sidang pemeriksaan saksi dan bukti sudah selesai, begitu juga dengan sidang pleidoi.

Baca juga: Sidang Vonis Kasus Razman Nasution Ditunda karena Sakit, Hotman Paris Beri Pesan Ini

Sehingga, kata Hotman, tak ada lagi yang harus ditunggu untuk pembacaan putusan.

"Itu jelas hukum acara KUHAP, tidak harus menunggu," ucapnya.

Razman Nasution Sakit

Rekomendasi Untuk Anda

Razman Nasution tidak dapat hadir dalam sidang putusan yang rencananya akan dibacakan pada Selasa (23/9/2025).

Alasannya, Razman Nasution sakit.

Baca juga: Istri Ungkap Kondisi Razman Nasution usai Dilarikan ke Rumah Sakit hingga Sidang Kasusnya Ditunda

"Saya mendapatkan informasi dari penasihat hukum terdakwa (Razman Nasution) saat ini tidak bisa hadir, dalam keadaan sakit. Di mana kami sudah diberikan oleh penasihat hukum terdakwa yang baru saja kami terima, ini adalah permohonan penundaan sidang yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara," kata jaksa dalam sidang.

Selain itu, jaksa mengatakan, pihak Razman Nasution juga melampirkan beberapa hasil pemeriksaan kesehatan, berupa rontgen.

"Dan juga ada beberapa hasil pemeriksaan. Memang ada hasil pemeriksaan radiologi, kemudian tadi pemeriksaan kesehatan tertanggal 22 September, dan juga ada hasil rontgen," jelasnya.

Merespons hal tersebut, hakim Syofia mengatakan, majelis hakim mengabulkan permohonan penundaan sidang selama satu pekan.

Menurutnya, majelis hakim sudah mendapatkan surat permohonan penundaan persidangan tersebut pada Senin (22/9/2025) sekira pukul 17.00 WIB sore.

"Kami telah bermusyawarah. Kami hanya menunda, memberikan kesempatan hanya satu minggu kedepan untuk putusan. Dan dalam rangka satu minggu ini kami perintahkan penuntut umum untuk berkoordinasi dengan dokter yang mengirimkan surat kepada kita pada hari ini untuk berkoordinasi sejauh mana (kondisi kesehatan Razman Nasution)," ucap hakim Syofia.

Tak hanya itu, hakim Syofia kemudian menuturkan, majelis hakim memberikan opsi agar terdakwa Razman Nasution dapat menjalani pengobatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri.

"Dan apabila diperlukan sekarang, second opinion ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri, dengan tanggungan tetap terdakwa," jelasnya.

Selanjutnya, hakim Syofia menutup persidangan.

"Kami akan menunggu laporan dari penuntut umum. Sidang dinyatakan ditutup dan akan kami buka kembali pada satu minggu kedepan, tanggal 30 September 2025 pukul 09.00 WIB di depan persidangan, ya," ucap hakim.

"Sidang kami nyatakan ditutup," ucapnya.

Duduk Perkara Perseteruan Hotman dan Razman Nasution

Perseteruan antara pengacara kondang Hotman Paris dengan Razman Nasution terus memanas.

Hingga kini, Razman masih menghadapi proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Utara setelah dilaporkan Hotman Paris terkait dugaan pencemaran nama baik.

Kasus ini bermula dari tudingan yang menyebut Hotman Paris melakukan pelecehan dan memiliki kelainan seks.

Tudingan tersebut mencuat setelah Razman ditunjuk menjadi kuasa hukum mantan asisten pribadi Hotman, Iqlima Kim.

Agenda sidang vonis mulanya dijadwalkan digelar pada Selasa (2/9/2025), tapi ternyata ditunda oleh majelis hakim lantaran suasana di DKI Jakarta saat itu kurang kondusif karena banyaknya aksi demonstrasi.

Kemudian, majelis hakim dalam persidangan menyampaikan putusan terhadap perkara Razman ditunda selama tiga minggu dan akan kembali digelar pada 23 September 2025 mendatang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas