Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem akibat Siklon Tropis Bualoi, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem menyusul pengaruh tak langsung dari Siklon Tropis Bualoi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem akibat Siklon Tropis Bualoi, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang
Pexels
ILUSTRASI HUJAN LEBAT - Ilustrasi hujan deras diunduh dari Pexels pada 7 Juli 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem menyusul pengaruh tak langsung dari Siklon Tropis Bualoi. 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem menyusul pengaruh tak langsung dari Siklon Tropis Bualoi.

Siklon ini masih terpantau di kawasan Laut Filipina tenggara Luzon dan bergerak ke arah barat-barat laut.

Meski pusat siklon tersebut tidak berada di atas wilayah Indonesia, dampaknya sudah mulai terasa.

Terutama berupa potensi hujan deras, angin kencang serta gelombang tinggi di kawasan utara Indonesia.

Seperti, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Papua Barat Daya.

Dampak Atmosfer

Pergerakan Bualoi tercatat dengan kecepatan angin maksimum sekitar 65-85 knot, tekanan minimum 965 hPa dalam tiga hari ke depan. 

BMKG menyebut bahwa meskipun siklon ini menjauh, efek tidak langsungnya tetap berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat serta gelombang tinggi di beberapa wilayah timur dan utara Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

Mengutip dari laman bmkg.go.id, siklon ini juga menciptakan zona konvergensi dan pertemuan angin (konfluensi) di perairan Laut Cina Selatan, selatan Filipina, serta perairan sekitar Maluku dan Papua, yang turut memperkuat peluang terbentuknya awan hujan di wilayah Indonesia.

Selain itu, faktor skala global dan regional seperti Dipole Mode Index (DMI) yang negatif dan anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang bernilai negatif di banyak wilayah Indonesia turut memperkuat peluang pembentukan awan hujan intens.

Di sisi lokal, kondisi atmosfer yang cukup labil dan kelembapan udara tinggi menjadi pemicu terbentuknya awan konvektif yang kerap berpotensi tumbuh cepat menjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di siang hingga sore hari.

Prakiraan Cuaca Seminggu ke Depan

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Semarang Besok Sabtu 27 September 2025: Didominasi Hujan Ringan

Periode 26 - 28 September 2025

Cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia akan berfluktuasi antara berawan hingga hujan ringan. 

Namun, beberapa daerah seperti Aceh, Sumatera, Jawa, NTB, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua diperkirakan bisa mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. 

BMKG menetapkan status siaga di beberapa wilayah seperti Sumatera Selatan, Jawa Barat, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku, serta peringatan angin kencang di Aceh, Jakarta, Jawa Timur, NTB, dan Papua.

Periode 29 September – 2 Oktober 2025

Kondisi secara umum diperkirakan masih berawan hingga hujan ringan. 

Tetapi peningkatan hujan sedang hingga lebat tetap mungkin terjadi di berbagai daerah. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas