Berkarier di Luar Negeri Bukan Hanya Soal Keterampilan Teknis dan Kemampuan Bahasa
Kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja lintas negara dan motivasi yang kuat juga menjadi penentu keberhasilan.
Penulis:
Glery Lazuardi
Editor:
Erik S
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menembus dunia kerja global bukan sekadar soal fasih berbahasa asing.
Di era global saat ini, perusahaan internasional mencari talenta yang punya daya saing lebih adaptasi budaya, kemampuan kolaborasi lintas negara, dan pemahaman etika kerja global.
Kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja lintas negara dan motivasi yang kuat juga menjadi penentu keberhasilan.
Baca juga: Hadiri ILC ke-113, Wamenaker Noel: Indonesia Ingin Jadi Bagian dari Solusi Dunia Kerja Global
Bahasa hanyalah pintu masuk yang menentukan adalah bagaimana anda menavigasi dunia kerja multikultural dengan percaya diri dan profesionalisme.
Dalam sebuah sesi berbagi pengalaman di MULA Learning Center, para profesional Indonesia yang telah berkarier di luar negeri menekankan pentingnya strategi adaptasi, penguasaan bahasa, dan dorongan pribadi sebagai fondasi untuk membangun karier yang berdaya saing dan berdampak global.
MULA Learning Center bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan.
"Kami berbagi pengalaman dari para anggota yang telah berhasil meniti karier di bidang masing-masing," kata Ali Akbar, Founder Cetta Virtual Society, pada Jumat (3/10/2025).
Berikut ini kunci sukses karier internasional:
Kenali Budaya Negara Tujuan
Pemateri Vickel, yang kini bekerja sebagai sales assistant, menjelaskan soal perbedaan budaya Indonesia dan luar negeri.
Meniti karier di luar negeri bukan hanya soal keterampilan teknis dan kemampuan bahasa.
Baca juga: Ini Tantangan Bagi Pekerja Indonesia yang Mencari Kerja di Luar Negeri
Memahami budaya negara tujuan adalah kunci agar bisa beradaptasi, membangun relasi, dan menunjukkan profesionalisme yang dihargai secara lokal.
"Strategi adaptasi yang dapat diterapkan di lingkungan kerja internasional," kata dia.
Penguasaan Bahasa Asing
Baca tanpa iklan