Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Istana Respons Rencana Pembangunan Ponpes Al Khoziny Pakai Dana APBN

Mensesneg Prasetyo Hadi memberi tanggapan mengenai rencana pembangunan kembali bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo menggunakan dana APBN.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Istana Respons Rencana Pembangunan Ponpes Al Khoziny Pakai Dana APBN
TribunJatim.com/M Taufik
GEDUNG AL KHOZINY - Reruntuhan gedung Pondok Pesantren Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur sudah terlihat bersih, Selasa (7/10/2025). Mensesneg Prasetyo Hadi memberi tanggapan mengenai rencana pembangunan kembali bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo menggunakan dana APBN. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah masih menggodok wacana pembangunan pondok pesantren menggunakan dana APBN
  • Wacana ini muncul setelah Menteri Pekerjaan Umum ingin membangun kembali Ponpes Al Khoziny Sidoarjo yang ambruk menggunakan dana APBN
  • DPR menilai harus ada pembahasan terlebih dulu mengenai rencana ini

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberi tanggapan mengenai rencana pembangunan kembali bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Diketahui, bangunan Ponpes Al Khoziny runtuh pada 29 September 2025 dengan total korban jiwa lebih dari 60 orang dan melukai ratusan santri.

Prasetyo Hadi menegaskan rencana pembangunan Ponpes, tidak hanya Al Khoziny, masih dalam penggodokan.

"Pasca-kejadian kemarin muncul beberapa pemikiran salah satunya mungkinkah pembangunan-pembangunan pondok pesantren itu bersumber dari pembiayaan dari APBN."

"Tapi memang semua sedang kita pelajari," ungkapnya seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di kawasan Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10/2025) malam.

Pemerintah masih berhitung mengenai jumlah hingga pertimbangan lain, seperti apakah membangun pondok pesantren yang sudah eksis atau ada pembangunan pondok-pondok yang baru.

Rekomendasi Untuk Anda

"Itu sedang di dicoba dipelajari ya. Yang penting adalah pascakejadian kemarin Bapak Presiden memerintahkan kepada kita semua untuk sekali lagi melakukan pendataan, menginventarisir, terutama yang berkenaan dengan masalah keselamatan itu harus menjadi prioritas utama gitu," ungkap Prasetyo.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU), kata Prasetyo Hadi, mendapat tugas khusus untuk melakukan pengecekan ke setiap pondok pesantren.

"Untuk memastikan bahwa bangunan-bangunan fisik itu betul-betul terjamin keamanannya gitu supaya tidak terjadi lagi kejadian seperti kemarin di Sidoarjo," katanya.

Baca juga: Dari 67 Kantong Jenazah, Ini Daftar 53 Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny yang Sudah Teridentifikasi

Sebelumnya, Kementerian PU menyatakan akan membangun ulang Ponpes Al Khoziny yang ambruk menggunakan dana APBN.

Meski demikian, hingga kini Menteri PU Dody Hanggodo belum bisa menentukan besaran anggaran yang akan dikucurkan.

"Belum, masih jauh itu (penentuan besaran anggarannya)," katanya ketika ditemui di Jakarta International Convention Center, Jumat (10/10/2025).

Dody menjelaskan, Kementerian PU memang memiliki alokasi anggaran untuk sektor pendidikan, termasuk yang berkaitan dengan fasilitas keagamaan. 

Biaya untuk membangun ulang gedung Ponpes Al Khoziny yang roboh akan menggunakan dana dari pos anggaran tersebut.

Dody juga belum bisa membeberkan mengenai kebutuhan teknis maupun rincian pembangunan karena kasus robohnya bangunan Ponpes Al Khoziny masih dalam pengusutan polisi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas