Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KPU Rilis IPP 2024 untuk Pondasi Penguatan Partisipasi Pemilu dan Pilkada Mendatang

KPU RI merilis Indeks Partisipasi Pilkada (IPP) sebagai bentuk hasil refleksi atas proses Pilkada 2024.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in KPU Rilis IPP 2024 untuk Pondasi Penguatan Partisipasi Pemilu dan Pilkada Mendatang
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow 
PARTISIPASI PILKADA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merilis Indeks Partisipasi Pilkada (IPP) di Hotel Pulman Jakarta Central Park, Jakarta Barat, Sabtu (18/10/2025). 
Ringkasan Berita:
  • KPU RI merilis Indeks Partisipasi Pilkada (IPP) sebagai bentuk hasil refleksi atas proses Pilkada 2024.
  • IPP berisi ragam tantangan dan inovasi dalam praktek pemilihan kepala daerah.
  • Diharapkan jadi  pondasi perencanaan KPU ke depan dalam memperkuat partisipasi di dalam pemilihan periode berikutnya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merilis Indeks Partisipasi Pilkada (IPP) sebagai bentuk hasil refleksi atas proses Pilkada 2024.

Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan IPP yang lahir dalam bentuk sebuah buku ini berisi ragam tantangan dan inovasi dalam praktek pemilihan kepala daerah.

“Hari ini kita akan mendengarkan, me-launching Indeks Partisipasi Pilkada,” kata Afif dalam sambutannya di Hotel Pulman Jakarta Central Park, Jakarta Barat, Sabtu (18/10/2025)

“Tantangannya bagaimana penyelenggara jungkir balik untuk meyakinkan pemilih menggunakan hak pilihnya dan sebagainya, termasuk inovasi-inovasi di dalamnya untuk kemudian kita kembangkan nanti,” sambungnya.

Harapannya IPP dapat ditindaklanjuti ke dalam beberapa langkah.

Seperti menjadi purwarupa baru dalam memaknai dan mengukur partisipasi pemilih di pemilu dan pilkada.

Kemudian menjadi pondasi perencanaan KPU ke depan dalam memperkuat partisipasi di dalam pemilihan periode berikutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Serta menjadi dasar penyusunan untuk pertukaran pembelajaran dengan negara-negara lain untuk mendorong praktik partisipasi pemilih.

“Kita kuatkan bagaimana pemilu ke depan ini juga tetap lebih baik, karena urusan pemilu bukan hanya urusan KPU, urusan kita semua,” pungkas Afif.

Bersamaan dengan proses peluncuran IPP, KPU juga menggelar diskusi terkait pemilu dan pilkada yang pembahasannya turut diisi oleh sejumlah tokoh, yakni:

Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bachtiar, Anggota KPU RI August Mellaz, Anggota Badan Pengawas Pemilu RI Totok Haryono, Direktur Politik dan Komunikasi Kementerian PPN/Bappenas Nuzula Anggraini, dan Dosen Ilmu Pemerintahan dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Mada Sukmajati.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas