Terima Salinan Ijazah Jokowi Dari KPU, Roy Suryo: Sangat Signifikan Anehnya
Roy Suryo cs menerima langsung salinan ijazah Jokowi dari KPU yang digunakan untuk proses mendaftar Pemilihan Presiden RI atau Pilpres 2014.
Penulis:
Rizki Sandi Saputra
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Roy Suryo cs menerima langsung salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dari Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) yang digunakan untuk proses mendaftar Pemilihan Presiden RI atau Pilpres 2014.
Setelah melihat salinan ijazah tersebut, Roy Suryo menilai kalau tuduhan dirinya soal kepalsuan ijazah Jokowi makin menguat.
Pasalnya, ada beberapa hal janggal dari ijazah tersebut.
"Sangat signifikan, sangat signifikan anehnya. Bisa mengarah bahwa terjadi kepalsuan kata kuncinya itu. Jadi 99,9 persen tetap palsu terima kasih kita berikan support applause kepada Pak Bonatua ya. Ini kemenangan kita bersama," kata Roy Suryo saat ditemui awak media di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Beberapa hal yang dianggap aneh dalam dokumen tersebut, kata dia, adanya tulisan yang sengaja ditutup dan tidak bisa terlihat publik.
Baca juga: Poltracking Ungkap 56 Persen Rakyat Tak Percaya Isu Ijazah Palsu Jokowi, Dian Sandi Sindir Roy Suryo
Padahal menurut Roy Suryo seluruh catatan yang ada di dalam ijazah tersebut adalah suatu hal yang sangat krusial.
"Kenapa ada perbedaan dalam melakukan penutupan beberapa hal yang sangat krusial ini. Karena yang pertama itu, caranya penutupannya seperti ini, diputihkan. Kenapa sekarang beda dengan dulu?" kata Roy Suryo.
Atas salinan ijazah ini, Roy Suryo menegaskan pihaknya akan kembali melakukan pengecekan berulang.
Baca juga: Sosok Faldo Maldini, Eks Stafsus Mensesneg Minta Roy Suryo Berhenti Sebut Termul ke Pendukung Jokowi
"Kita juga punya cara-cara untuk mengetahui apa yang ada. Dan kalau satu ternyata berbeda dengan yang ada yang kami punya rumusnya, itu tentu sudah ada hal yang aneh. Saya sangat tersenyum melihat ini," ujar dia.
Bonatua Silalahi Terima Salinan Ijazah Jokowi dari KPU
Pengamat Kebijakan Publik Bonatua Silalahi menerima secara langsung salinan atau lembaran fotocopy ijazah Jokowi, Jumat (24/10/2025).
Salinan yang diterima Bonatua langsung dari Komisi Pemilihan Umum RI (KPU).
Salinan ijazah tersebut disebut digunakan Jokowi untuk maju Pilpres 2014.
"Kali ini karena saya minta waktu itu ada 3 dokumen yang saat itu juga yang belum dikasih adalah fotokopi terlegalisir tahun 2014 beserta dokumen klarifikasinya. Namun saat ini sudah diberikan oleh pihak KPU," kata Bonatua kepada awak media di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat.
Menurut Bonatua, diterimanya salinan ijazah Jokowi ini sekaligus untuk memberikan jawaban kepada Roy Suryo Cs yang sejauh ini selalu ngotot kalau ijazah sarjana mantan presiden tersebut palsu.
Menurut dia, apa yang diterimanya hari ini merupakan versi salinan yang asli dari ijazah Jokowi, karena telah dilegalisir sesuai dengan persyaratan untuk maju Pilpres kala itu.