Mulai Kerja Hari Ini, Berikut Besaran Uang Saku yang Akan Didapat Peserta Program Magang Nasional
Pemerintah membuka program magang nasional yang diikuti oleh 20 ribu peserta, berikut besaran uang saku yang akan didapat oleh para peserta magang.
Penulis:
Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor:
Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah baru saja membuka program magang khusus untuk lulusan Perguruan Tinggi.
Program magang ini ditujukan untuk para lulusan baru (fresh graduate).
Mengutip dari ekon.go.id, tujuan program magang nasional iini adalah untuk memberikan pengalaman kerja di dunia usaha, industri, badan usaha milik negara (BUMN), lembaga Pemerintah, serta Bank.
Program magang nasional ini juga diharapkan dapat mendorong penciptaan lapangan kerja produktif di berbagai sektor.
Pada gelombang pertama, program magang nasional diikuti oleh 20.000 peserta.
Seluruh peserta magang mulai resmi bekerja pada hari ini, 20 Oktober 2025.
Baca juga: Menko Airlangga Ungkap Pendaftar Magang Membludak, 150 Ribu Daftar untuk 20 Ribu Posisi
Apa Saja yang Didapatkan Peserta selama Mengikuti Magang Nasional 2025?
Selama enam bulan masa pemagangan, peserta magang akan memperoleh beberapa fasilitas mulai dari uang saku, Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pendampingan mentor dari perusahaan tempat magang, serta sertifikat bagi peserta yang menyelesaikan program secara penuh selama enam bulan.
Berapa besaran uang saku yang didapat peserta magang nasional?
Mengutip dari Kemnaker.go.id, peserta akan memperoleh uang saku setara upah minimum yang dibayarkan oleh pemerintah melalui bank-bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI).
Uang saku menyesuaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dimana lokasi perusahaan penyelenggara pemagangan.
Jika daerah pemagangan tidak menerapkan UMK, maka yang menjdai acuan adalah Upah Minimum Provinsi (UMP).
Baca juga: Pemerintah Perluas Program Magang Nasional Jadi 80 Ribu Fresh Graduate
Kapan Program Pemagangan Batch II Dibuka?
Mengutip dari ksp.go.id, program magang batch II atau gelombang kedua akan dibuka pada bulan November 2025.
Target peserta magang akan bertambah 80 ribu peserta.
Tujuannya adalah memberikan pengalaman kerja bagi para lulusan baru atau fresh graduate, baik di dunia usaha, industri, BUMN, lembaga pemerintah, maupun Bank Indonesia.
Program pemagangan nasional ini diharapkan bisa mempercepat transisi lulusan muda ke dunia kerja formal.
Program Magang Bergaji ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi kuartal IV tahun 2025.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)