Prabowo Tiga Kali Reshuffle Kabinet dalam Setahun, PAN: Presiden Tahu Tim yang Perlu Penguatan
Terkait reshuffle, Eddy Soeparno menegaskan, bahwa presiden lebih mengetahui pos kementerian mana yang perlu penguatan.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Malvyandie Haryadi
Mereka menganggap Satryo adalah menteri yang arogan dan suka marah-marah.
Reshuffle Kedua
Tujuh bulan kemudian atau tepatnya pada Senin, (8/9/2025), Presiden Prabowo kembali me-reshuffle kabinetnya.
Kali ini, terdapa lima Menteri yang terkena reshuffle.
Kelima menteri yang diganti yakni:
- Sri Mulyani (Menteri Keuangan) digantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Budi Arie Setiadi (Menteri Koperasi) digantikan Ferry Juliantono
- Budi Gunawan (Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan) saat itu masih dijabat Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam Ad Interim
- Abdul Kadir Karding (Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) digantikan Mukhtarudin
- Dito Ariotedjo (Menteri Pemuda dan Olahraga) saat itu masih kosong.
Selain lima menteri yang diganti, Prabowo juga membentuk satu Kementerian baru yakni Kementerian Haji dan Umrah yang dijabat oleh Menteri Mochamad Irfan Yusuf. Adapun Dahnil Anzar Simanjuntak menjabat Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Reshuffle Ketiga
Sembilan hari pasca Reshuffle Jilid II atau tepatnya pada 17 September 2025, Presiden Prabowo kembali merombak jajaran Kabinet Merah Putih.
Dalam reshuffle jilid III ini, Presiden Prabowo melantik dua menteri dan tiga wakil menteri.
Adapun menteri dan wakil menteri yang dilantik Presiden Prabowo yakni:
- Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
- Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga
- Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan
- Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan dan
- Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi.
Baca tanpa iklan