Tanggal 21 Oktober 2025 Memperingati Hari Apa? Ada 3 Peringatan
Terdapat 3 peringatan penting dengan berbagai tema pada tanggal 21 Oktober 2025.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Endra Kurniawan
Secara etimologi, Deepavali berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu Deepa (lampu tanah liat atau cahaya) dan avali (barisan), sehingga bermakna "Barisan Cahaya".
Makna utama Diwali adalah simbol kemenangan Cahaya atas Kegelapan, Kebaikan atas Kejahatan, dan Pengetahuan atas Kebodohan.
Bagi umat Hindu, perayaan ini memiliki banyak kisah.
Salah satunya adalah kepulangan Dewa Rama ke Ayodhya setelah mengalahkan Raja Ravana, di mana masyarakat menyambutnya dengan menyalakan lampu (diyas).
Bagi umat Jain, hari ini diperingati sebagai hari moksha (pembebasan) yang dicapai oleh Mahavira, pendiri Jainisme modern.
Bagi umat Sikh, hari ini memperingati pembebasan Guru Hargobind Ji dari penjara Mughal.
Diwali dirayakan dengan penuh kegembiraan melalui penyalaan lampu minyak (diyas), kembang api, pertukaran hadiah dan manisan, pembersihan rumah secara total, serta pemujaan kepada Dewi Lakshmi (Dewi Kemakmuran).
Baca juga: Hadiri Perayaan Diwali, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Bangun Solidaritas dan Soliditas Kebangsaan
3. Hari Perayaan Pikiran Sedunia (Celebration of The Mind Day)
Hari Perayaan Pikiran Sedunia diperingati pada tanggal 21 Oktober sebagai bentuk penghormatan dan perayaan ulang tahun Martin Gardner (1914-2010), seorang matematikawan rekreasi, penulis ilmiah, dan skeptikus Amerika yang sangat berpengaruh.
Perayaan ini mulai dicetuskan pada tahun 2010, dikutip dari daysoftheyear.com.
Gardner dikenal karena kolomnya "Mathematical Games" yang ia tulis di majalah Scientific American selama 25 tahun.
Melalui tulisannya, Gardner berhasil memperkenalkan konsep-konsep matematika yang rumit, teka-teki logika, dan ilusi optik kepada jutaan pembaca awam dengan cara yang menyenangkan dan mudah diakses.
Peringatan Hari Perayaan Pikiran dimulai oleh para pengagum dan rekan kerja Gardner untuk menghargai kontribusinya dalam mempopulerkan ilmu pengetahuan, skeptisisme, dan pemikiran logis.
(Tribunnews.com/Farra)
Baca tanpa iklan